Putin Telepon Presiden Iran, Serukan Deeskalasi dengan AS-Israel

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Isu perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel menjadi topik utama pembicaraan.

Putin menyerukan agar konflik Iran dan AS-Israel segera mereda. Dia berharap para negara yang terlibat untuk memilih jalur perundingan politik dalam menyelesaikan konflik.

"Presiden Rusia menegaskan kembali posisi prinsipnya yang mendukung de-eskalasi konflik yang cepat dan penyelesaiannya melalui cara-cara politik," kata Kremlin dalam pernyataan resminya tentang percakapan telepon tersebut dilansir AFP, Selasa (11/3/2026).

Baca juga: Di Mana Posisi Eropa dalam Perang AS-Israel dengan Iran?

Pihak Kremlin mengatakan pembicaraan berlangsung hangat. Rusia juga menyatakan telah mengirimkan bantuan kepada Iran.

"Pezeshkian berterima kasih kepada Rusia atas dukungannya, khususnya atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Iran," tambah Kremlin.

Perang Iran melawan AS dan Israel pecah pada Sabtu (28/2). Pasukan gabungan AS dan Israel menyerang Teheran.

Serangan itu dibalas oleh Iran dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS di sejumlah negara Timur Tengah. Perang ketiga negara itu juga mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, meninggal akibat serangan AS dan Israel.

Baca juga: Iran Lancarkan Serangan Terbaru, Pangkalan AS-Israel di Teluk Jadi Sasaran

Hampir dua pekan berjalan, belum ada tanda-tanda perang akan selesai. Baik AS dan Israel serta Iran saling melancarkan serangan terbaru ke sejumlah lokasi markas militer masing-masing negara.




(ygs/rfs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wali Kota Jakarta Barat Minta KAI terus Komitmen Isu Perlindungan Hukum Bagi Kelompok Rentan
• 36 menit lalutvonenews.com
thumb
IDAI Peringatkan Lonjakan Kasus Campak, Serukan Kejar Imunisasi Anak
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Senator AS Ancam Saudi Jika tak Mau Ikut Menyerang Iran
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wall Street Ditutup Menguat, Investor Nantikan Akhir Konflik Iran
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
ITSEC Asia (CYBR) Berencana Stok Split 1:2, Pacu Pertumbuhan Investor
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.