-
Kabar kematian Iddo Netanyahu akibat serangan rudal Iran di Tel Aviv adalah hoaks belaka.
-
Video kebakaran yang viral terbukti berasal dari kejadian di New Jersey Amerika Serikat.
-
Iddo Netanyahu adalah pakar radiologi dan penulis produktif yang masih beraktivitas dengan sehat.
Suara.com - Jagad media sosial baru-baru ini diguncang oleh informasi mengenai kematian adik Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Iddo Netanyahu disebut-sebut menjadi korban dalam sebuah gempuran udara yang dilancarkan oleh pihak Iran.
Lokasi kejadian diklaim berada di kawasan Tel Aviv yang menjadi sasaran utama proyektil jarak jauh tersebut.
Bersamaan dengan itu muncul desas-desus mengenai keadaan Menteri Keamanan Nasional Israel yakni Itamar Ben-Gvir.
Politisi sayap kanan tersebut dikabarkan mengalami luka-luka akibat insiden kebakaran di kediaman pribadinya.
Beberapa unggahan di platform digital menyebutkan bahwa media lokal Israel sedang melakukan upaya penutupan informasi.
Narasi yang beredar menyatakan bahwa cedera yang dialami Ben-Gvir sengaja dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas biasa.
Tujuannya adalah untuk memanipulasi publik mengenai dampak nyata dari serangan rudal Iran ke jantung pertahanan Israel.
“Saudara laki-laki Benjamin Netanyahu, Iddo Netanyahu, telah kehilangan nyawanya setelah serangan rudal Iran terhadap rumah keluarga Netanyahu,” bunyi sebuah unggahan.
Baca Juga: Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran besar mengenai eskalasi konflik yang kini mulai menyasar lingkaran dalam pemerintahan.
Pihak penyebar informasi tersebut menambahkan sebuah kalimat yang memperkuat narasi serangan terencana dari pihak lawan.
“Rupanya Iran sekarang menjadikan keluarga ini sebagai target utama mereka,” tambah unggahan tersebut.
Namun berdasarkan data yang dihimpun dari First Post belum ada pernyataan resmi mengenai kebenaran insiden tersebut.
Otoritas terkait tidak memberikan konfirmasi bahwa rumah Itamar Ben-Gvir di Tel Aviv benar-benar hancur terkena ledakan.
Hasil penelusuran fakta justru mengungkap bahwa video rumah terbakar yang viral adalah konten manipulatif.



