Harga Minyak Mentah Anjlok 11% Usai Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak mentah anjlok lebih dari 11 persen pada Selasa (10/3), penurunan persentase paling tajam dalam sesi perdagangan sejak 2022, sehari setelah Presiden AS Donald Trump memprediksi berakhirnya perang dengan Iran yang telah mengganggu aliran minyak mentah global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun USD 11,16, atau 11 persen menjadi USD 87,80 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup pada USD 83,45 per barel, turun USD 11,32, atau 11,9 persen.

Kedua patokan tersebut mencatat penurunan persentase harian terbesar sejak Maret 2022, setelah melonjak ke level tertinggi empat tahun sehari sebelumnya.

Pada Selasa (10/3), Trump mengatakan perang melawan Iran akan segera berakhir dan memprediksi harga minyak dunia akan turun dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan Trump di tengah gejolak pasar energi global akibat konflik yang melibatkan Iran dan Israel.

Optimisme Trump muncul di tengah lonjakan harga minyak dunia yang sempat menembus lebih dari USD 100 per barel. Kenaikan harga terjadi karena kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah.

"Kita mencapai kemajuan besar menuju penyelesaian tujuan militer kita," kata Trump dalam konferensi pers.

Batu Bara

Harga batu bara ICE Newcastle juga anjlok pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Maret 2026 turun 4,43 persen dan berada di harga USD 131,55 per ton.

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia melesat pada Senin (9/3). Berdasarkan situs tradingeconomics, harga CPO naik 4,41 persen menjadi sekitar MYR 4.568 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) sedikit naik 0,11 persen menjadi USD 17.488 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exhange (LME) turun tipis 0,49 persen dan menetap di USD 50.439 per ton.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri: Buka Puasa Bersama Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Sinergitas TNI-Polri
• 19 menit laluliputan6.com
thumb
Janji Sahroni Setelah Kembali Aktif di DPR: Soal Gaji dan Kepribadian
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Tegas, Trump Ancam Spanyol
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Kemarin Bilang Perang Segera Berakhir lalu Kembali Ancam Iran, Para Analis Terkejut dan Trump Dicap tidak Waras
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Tergiur Janji Jadi ASN Tanpa Tes, Warga Pemalang Rugi Rp150 Juta
• 3 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.