Kementerian Haji (Kemenhaj) tengah menyusun sejumlah skenario terkait keberangkatan jemaah haji di tengah eskalasi Timur Tengah yang memanas. Salah satunya opsi perubahan rute penerbangan melewati Afrika.
"Kalau kemudian itu memang jamin penerbangannya keamanan penerbangannya maka kita siapkan rute penerbangannya berubah misalnya," kata Wamenhaj Dahnil Anzar kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Opsi tersebut juga muncul dari usulan DPR. Dahnil akan berkoordinasi lebih lanjut untuk membahas opsi tersebut dengan otoritas penerbangan.
"Itu tentu bicara dengan otoritas penerbangan dan otoritas baik itu Saudi Arabia maupun berbagai negara yang nanti mempertimbangkan rute penerbangan kan, ada rute yang berbeda misalnya lewat jalur selatan kemudian ada lewat Afrika yang juga diwacanakan oleh DPR," ujarnya.
Skenario lain yakni penundaan keberangkatan jemaah haji. Opsi tersebut dilakukan jika sekiranya tidak aman dan membahayakan para jemaah.
"Nah kemudian senarionya ya seperti (pandemi) COVID misalnya yang lalu kalau kemudian membahayakan jemaah misalnya membahaya keselamatan, maka skenario untuk menunda bisa jadi muncul apabila keselamatan warga negara kita terancam," ujar Dahnil.
(eva/rfs)





