Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada jajaran Kabinet Merah Putih untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Idulfitri 1448 Hijriah. Selain harga, Presiden menekankan kepastian stok pangan dan kelancaran distribusi logistik ke seluruh pelosok tanah air.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa perintah tersebut disampaikan langsung oleh Presiden dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.
"Presiden memimpin ratas untuk membahas kesiapan pemerintah menjelang Idulfitri. Fokus utamanya adalah stabilitas pasokan, harga bahan pokok, kelancaran logistik, serta kesiapan infrastruktur agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman," ujar Teddy dalam keterangannya.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian/lembaga. Sektor energi, transportasi, serta dukungan BUMN juga menjadi sorotan utama guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode lebaran.
Rapat Maraton di Hambalang dan Istana Upaya mitigasi ini dilakukan pemerintah secara intensif. Tercatat dalam tiga hari terakhir, Presiden Prabowo menggelar rapat berturut-turut.
Rangkaian koordinasi dimulai sejak akhir pekan lalu (8/3) di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, berlanjut pada Senin (9/3) di lokasi yang sama, dan puncaknya di Istana Merdeka pada Selasa malam.
Dalam rapat di Hambalang, Senin (9/3), Presiden secara spesifik menyoroti ketersediaan LPG dan bahan bakar minyak (BBM). Sementara pada pertemuan sebelumnya, fokus utama tertuju pada aspek keamanan dan manajemen arus mudik yang diprediksi mulai padat pada pertengahan Maret 2026.
Sejumlah menteri kunci hadir dalam ratas di Istana, di antaranya Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta jajaran pimpinan BUMN seperti Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri dan Dirut PT Pindad Sigit P. Santosa.
Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh instrumen negara bekerja optimal agar inflasi musiman dapat terkendali dan masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga yang tidak wajar. (Antara)
- Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor




