Ketua DPD RI Sultan Dukung Sikap Netral Presiden Prabowo Atas Konflik AS-Israel vs Iran

jpnn.com
13 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan dukungannya terhadap pandangan dan sikap Presiden Prabowo Subianto atas konflik Amerika Serikat-Israel dengan Republik Islam Iran saat ini.

"Sikap netral terhadap para pihak yang berkonflik adalah wujud politik bebas aktif diplomasi bangsa Indonesia. Sebagai bangsa kita harus menghormati pandangan, sikap dan keputusan pemimpin nasional kita tersebut,” ujar Sultan setelah menghadiri peringatan malam Nuzul Qur'an di Istana Presiden Jakarta, Selasa (10/3/2026).

BACA JUGA: Johan Rosihan MPR Ingatkan Perang Iran Vs Israel-AS Ancam Stabilitas Pangan Nasional

Menurutnya, dalam sejarahnya Indonesia adalah negara penggagas Gerakan Non-Blok di antara konfrontasi dua kekuatan global.

"Kami sangat memahami Dan sepenuhnya mendukung sikap diplomatic Presiden Prabowo yang demikian bijaksana demi kepentingan bangsa dan negara. Presiden berupaya menjaga hubungan baik dengan semua negara," tegasnya.

BACA JUGA: Iran Tolak Gencatan Senjata, Pengin Pihak yang Menyerang Diberi Pelajaran

DPD RI, kata Sultan, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang telah menyampaikan ucapan belasungkawa atas gugurnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamaeni.

“Tentunya ucapan belasungkawa Presiden tersebut mewakili seluruh Bangsa Indonesia kepada bangsa Iran," ujar mantan wakil Gubernur Bengkulu itu.

BACA JUGA: Terima Dubes Iran, Megawati Beri Kado Tenun Bali dan Ucapkan Selamat pada Mojtaba Khamenei

Sebagai negara mayoritas Muslim, ungkapnya, tentunya kita sangat berempati dengan saudara-saudara kita yang menjadi korban perang di Iran. Namun juga menghormati kepentingan dan kebijakan luar negeri dari negara-negara sahabat lainnya.

"Prinsipnya Presiden ingin mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dan nonblok karena semua pihak yang bertikai adalah sahabat baik Indonesia," ujarnya.

Dalam pernyataan resminya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang makin kompleks.

Pernyataan itu disampaikan Presiden, hari Senin (9/3/2026) di sela acara peresmian 218 jembatan secara hybrid melalui konferensi video di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.(fri/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mencekam! Suara Sirene Meraung di Langit Tel Aviv, Iran Kembali Kirim Rudal ke Israel
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Ikatan Darah Tayang di Festival Film Internasional, Iko Uwais Belajar dari Cara Produksi Film Internasional
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Pelatih Arema nilai timnya kalah karena wasit
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Jamin Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026, Bulog: Tidak Perlu Panik
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Menyibak Alasan John Herdman Panggil Adrian Wibowo Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Padahal Nganggur di Klub!
• 14 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.