Dari AI hingga Training Sopir, Cara Xpeng Bersaing Rebut Hati Konsumen Premium di Indonesia

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Di tengah ramainya merek mobil listrik baru di Indonesia, Xpeng memilih jalan berbeda. Bagi produsen kendaraan listrik asal China itu, mobil bukan sekadar alat transportasi, melainkan perangkat teknologi yang terus berkembang, mirip smartphone di roda empat.

Pandangan itu terlihat dalam strategi yang dibawa Xpeng saat memperluas jaringan dealer di Jakarta, termasuk pembukaan fasilitas baru di kawasan Pluit, Selasa (10/3/2026). Bagi perusahaan, kehadiran dealer bukan hanya soal penjualan, melainkan juga membangun ekosistem layanan agar konsumen merasa tenang menggunakan teknologi baru.

Baca Juga
  • Xpeng Tambah Titik Layanan di Jakarta Utara Lewat Peresmian Dealer Pluit
  • Xpeng Masih Jajaki Potensi P7 Setir Kanan Dijual di Indonesia
  • Xpeng Sediakan Layanan Gratis Cek Kendaraan Sambut Periode Libur Lebaran

Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, mengatakan kekuatan utama mobil Xpeng ada pada teknologi dan kecerdasan buatan yang tertanam di dalam kendaraan.

“Pasar segmennya ya kita memang bagi mereka yang mencari EV. Tapi yang juga sangat kuat dari sisi teknologi dan dari sisi artificial intelligence,” ujar Hari dalam wawancara dengan awak media.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Teknologi itu hadir dalam berbagai bentuk yang terkadang terasa tidak biasa bagi pengguna mobil konvensional. Salah satunya adalah kemampuan pembaruan perangkat lunak secara jarak jauh atau over-the-air, yang memungkinkan mobil terus mendapatkan fitur baru tanpa harus datang ke bengkel.

“Tiba-tiba mobilnya bisa karaoke. Yang nggak pakai mic ya,” kata Hari sambil tersenyum membanggakan pembaruan perangkat lunak yang menambah fitur hiburan di dalam mobil Xpeng.

Selain itu, mobil Xpeng juga memiliki fitur seperti Pet Mode, yang menjaga suhu kabin tetap stabil ketika pemilik meninggalkan hewan peliharaan di dalam kendaraan. Bagi perusahaan, fitur-fitur semacam ini menjadi pembeda antara mobil listrik biasa dengan mobil listrik berbasis teknologi.

Namun, teknologi canggih juga membawa tantangan baru: tidak semua pengguna langsung memahami cara memanfaatkannya.

Karena itu, Xpeng menyiapkan pendekatan yang cukup unik. Setelah membeli mobil, pemilik bahkan dapat meminta pengemudinya mengikuti pelatihan khusus agar fitur kendaraan dapat digunakan secara maksimal.

Nah, karena teknologinya canggih, makanya kita punya strategi salah satunya kalau sudah beli mobil Xpeng, bisa minta tolong drivernya itu di-training,” ujar Hari.

Pembukaan dealer baru Xpeng di Pluit, Jakarta Utara, Selasa (10/3/2026).

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas PRR Percepat Huntara dan Salurkan DTH, Strategi Kunci Relokasi Pengungsi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pegang Peran Vital Distribusi Energi, Pertamina Patra Niaga Borong Tiga Penghargaan di Anugerah BUMN 2026
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Kemenlu Jelaskan Proses Evakuasi WNI dari Iran di Tengah Eskalasi Konflik | BREAKING NEWS
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
DPRD DKI Minta Pemprov Tambah Pembangunan Hidran Mandiri di Permukiman Padat
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.