Tak Sekadar Ukur Kepuasan, Bupati Bogor Jadikan Survei Publik Dasar Perencanaan Pembangunan

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

CIBINONG, DISWAY.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran perangkat daerah melaksanakan ekspose hasil survei evaluasi publik satu tahun pemerintahan Kabupaten Bogor yang diselenggarakan di Aula Soekarno Hatta, Selasa 10 Maret 2026. 

Bupati Bogor menegaskan bahwa pemaparan hasil survei bukan semata untuk melihat tingkat kepuasan masyarakat terhadap Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor, melainkan sebagai bahan evaluasi dan dasar perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Bupati Bogor menjelaskan, hasil survei diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi masyarakat di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor, mulai dari aspek kesehatan, angka kemiskinan, wilayah rawan bencana, hingga potensi budaya dan pariwisata.

BACA JUGA:Peringati Nuzulul Quran, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Quran dalam Kehidupan

“Survei ini bukan sekadar menilai Bupati Bogor dan Wakil Bupati. Kami ingin menjadikannya sebagai dasar dalam menyusun program dan postur APBD yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Ia juga meminta setiap perangkat daerah untuk menindaklanjuti hasil survei tersebut melalui kajian yang lebih spesifik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Dengan demikian, setiap program yang dirancang pemerintah dapat tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA:Link Daftar Mudik Gratis Polres Bogor 2026, Dibuka 7-8 Maret! Jangan sampai Ketinggalan

Menurutnya, intervensi program pembangunan harus dilakukan berdasarkan data dan kajian yang komprehensif.

Misalnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah daerah perlu mengetahui secara detail titik-titik wilayah dengan tingkat kemiskinan paling tinggi agar program yang disusun dapat benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau ingin mengentaskan kemiskinan, kita harus tahu secara detail di mana titik paling rentan, berapa jumlahnya, dan seperti apa bentuk intervensi program yang tepat. Program yang dijalankan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan solusi nyata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Bogor menekankan pentingnya keselarasan antara perencanaan pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat di setiap wilayah.

BACA JUGA:Program Berjalan Lancar! Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Kepuasan Publik 80,3 Persen

Ia mencontohkan, pembangunan infrastruktur harus menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat, apakah membutuhkan perbaikan jalan, pembangunan jembatan, atau penyediaan saluran air.

Ia juga menilai bahwa capaian tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, bukan semata-mata peran kepala daerah.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Marak OTT Kepala Daerah, Sekjen Golkar: Barangkali Politik Kita Terlalu Mahal
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Update Harga Pangan Hari Ini: Beras, Telur, hingga Cabai Naik
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Sudah Kenal dengan Keluarga Aisar Khaled, Ria Ricis: Menghargai Aku Banget
• 13 jam lalugrid.id
thumb
BRI Super League: PSIM Vs Persijap Tanpa Kekuatan Penuh, Jean-Paul van Gastel Prediksi Laga Sulit di SSA
• 18 jam lalubola.com
thumb
Iran-AS Masih Perang, Purbaya Pede Harga Minyak Mentok di US$68/Barel
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.