OPINI: Urgensi Dana Abadi Keanekaragaman Hayati

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan BPDLH, telah meluncurkan sebuah platform pendanaan keanekaragaman hayati (kehati) bernama Indonesia Biodiversity Fund (I-Bio Fund).

I-Bio Fund ini adalah sebuah platform pendanaan kehati yang bersifat campuran yang ke depannya diharapkan mampu menjadi upaya mobilisasi pendanaan dari berbagai sumber yang bertujuan untuk mendukung pelestarian dan pengembangan potensi kehati di Indonesia. Di tahap awal, salah satu lembaga organisasi non-pemerintah global Wildlife Conservation Society (WCS) telah menyatakan komitmennya untuk menempatkan dana di platform I-Bio Fund ini.

Sebagai bentuk pengembangan, saat ini BPDLH terus bekerja secara optimal dalam menjaring potensi komitmen dari beberapa lembaga lainnya, khususnya melalui kemitraan internasional dalam kerangka bilateral ataupun multilateral.

Dialog bersama philantropi, foundation dan berbagai jenis lembaga lainnya juga terus dijajagi sambil mencoba mengakselerasi dukungan pasar serta konsumen individu melalui skema pendanaan inovatif.

Secara internal, kesiapan bisnis proses dan rencana investasi dari platform tersebut terus disempurnakan melalui rencana strategis dan prioritas tahunan dari Kemenhut c.q Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE).  

Urgensi Dana Abadi Kehati

Jika merujuk kepada dokumen rencana investasi dan strategi bisnis I-Bio Fund, disebutkan bahwa alokasi pendanaan dimungkinkan melalui mekanisme hibah, hibah tanggap darurat serta investasi demi menciptakan kelestarian ekosistem termasuk spesies dan genetik, pemanfaatan kehati yang berkelanjutan melalui implementasi tata kelola kehati yang lebih kuat.

Baca Juga

  • Dukung Kekayaan Karbon RI, Pemerintah Siapkan Aturan Perkuat Konservasi Keanekaragaman Hayati
  • Pengembangan Kawasan Hunian Perlu Perhatikan Keragaman Hayati Demi Atasi Krisis Iklim
  • KLH Sebut Kanekaragaman Hayati Indonesia Terus Alami Penurunan Termasuk Raja Ampat

Dijelaskan juga beberapa program yang memungkinkan untuk mengakses I-Bio Fund diantaranya: kegiatan perlindungan ekosistem, penurunan jenis asing inviasif, budidaya berkelanjutan, nilai jasa ekosistem serta pengurangan pencemaran.    

Dalam perspektif pengembangan model ekonomi, hal yang menarik dari dokumen rencana investasi I-Bio Fund adalah munculnya opsi skema investasi kehati. Mengapa? Karena dimungkinkan adanya upaya memupuk dana kehati baik melalui pembentukan dana abadi ataupun melalui berbagai pilihan instrumen kebijakan investasi lainnya. Dengan membentuk dana abadi kehati ataupun instrumen kebijakan investasi tersebut, sekiranya pemerintah sudah mulai memandang kehati sebagai sebuah pilihan jenis pengembangan ekonomi yang menjanjikan ke depannya.

Secara filosofi juga terjadi transformasi paradigma kehati dari pendekatan cost center menuju revenue generating. Namun demikian, diperlukan adanya sebuah tanggung jawab pengelolaan investasi yang berbasis aspek kehati-hatian dari BPDLH sebagai lembaga pengelola I-Bio Fund. Transparansi dan akuntabilitas pilihan instrumen investasi juga menjadi kata kunci lainnya selain governance yang harus terus dijaga bersama-sama.

Untuk menjawab tantangan tersebut, BPDLH sejak 2025 telah mendapatkan legalisasi mandat dari pemerintah melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) ditunjuk sebagai Operator Investasi pemerintah (OIP). Dengan menyandang status OIP, maka menjadi sah dan legal bagi BPDLH untuk menjalankan mandat investasi baik dijangka pendek, menengah dan panjang. Sebagai catatan selain mandat investasi kehati, BPDLH juga memiliki mandat pengelolaan Dana Abadi Kebencanaan melalui model Polling Fund Bencana (PFB).

Pasca pengesahan menjadi OIP, BPDLH menyusun dokumen kebijakan investasi BPDLH untuk di sampaikan kepada Komite Investasi Pemerintah (KIP) sebagai bentuk pertanggung jawaban utama. Di dalam dokumen tersebut akan dimuat berbagai pilihan rencana strategis investasi BPDLH beserta berbagai selera risiko yang dipilih untuk masing-masing jenis rencana instrumen. Di internal BPDLH sendiri juga dibentuk Komite Investasi BPDLH dengan menggandeng pakar eksternal yang diharapkan mampu menjadi balancing kebijakan investasi.

Ketika nantinya dana abadi kehati sudah mulai bekerja secara optimal, perlahan namun pasti bangsa ini akan mulai bergerak dari pendekatan kehati dari sisi biaya menjadi kehati dari sisi income generating. Ada dua rencana bisnis proses kehati yang wajib dijadikan prioritas: pengembangan bio prospecting di level komunitas dan industri serta bio crediting. Jika bio prospecting akan mendorong makin banyaknya produk berbahan alami, maka bio crediting akan melengkapi pengembangan bisnis karbon yang saat ini juga sedang dikejar pertumbuhannya secara optimal. Menariknya, BPDLH sudah bekerja di dalam pengembangan bisnis proses karbon khususnya di sektor kehutanan dan sektor berbasis lahan lainnya.

Ketika pengembangan usaha binsis karbon mampu dilengkapi dengan strategi pengembangan bio crediting, penulis yakin Indonesia akan menjadi pemain utama di level global. Melalui pengelolaan BPDLH, berbagai manfaat positif dari pengembangan bisnis karbon dan bio ekonomi ini akan dapat dibagikan secara langsung kepada seluruh penerima manfaat baik di level pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, masyarakat hukum adat, komunitas lokal, swasta dan seluruh penerima manfaat lainnya yang memang eligible. Di tahapan inilah tujuan utama konstitusi memajukan kesejahteraan umum sekiranya dapat diwujudkan secara nyata. Semoga !!!!


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Liga Champions: Galatasaray Tekuk Liverpool, Dua Gol Dianulir Wasit!
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Ratusan Personel Kebersihan Mataram Disiagakan untuk Atasi Sampah Pasca Ogoh-Ogoh dan Malam Takbiran
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Ada Penembakan di Tambang Grasberg, 1 Karyawan Freeport Tewas
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Gelombang Pertama Sudah Tiba di Indonesia
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Polri Tambah Patroli di Wilayah Rawan Kriminalitas Selama Libur Lebaran
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.