VIVA – Presiden FIFA, Gianni Infantino menegaskan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempersilahkan Timnas Iran untuk main di Piala Dunia 2026. Menurutnya turnamen sepakbola terbesar di dunia itu tetap akan digelar sesuai jadwal.
Pernyataan tersebut disampaikan Gianni sebagai respons terkait isu Timnas Iran akan memboikot Piala Dunia 2026 yang bakal digelar di tiga negara yakni, Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Berdasarkan jadwal, Timnas Iran yang tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia dan Mesir akan melakoni seluruh laga fase grup di Amerika Serikat.
- AP Photo/Frank Augstein
Meski saat ini Iran tengah berkonflik dengan Amerika dan Israel, Gianni menegaskan Trump tidak keberatan Alireza Jahanbakhsh cs mengikuti turnamen di AS.
“Hari ini, saya bertemu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membahas status persiapan menjelang Piala Dunia 2026, serta meningkatnya antusiasme karena kami akan memulai turnamen tersebut hanya dalam 93 hari lagi,” kata Gianni Infantino melalui Instagram pribadinya, dikutip Rabu 11 Maret 2026.
Dia mengungkap telah menyampaikan kepada Trump bahwa Timnas Iran berhak main di Piala Dunia 2026 setelah lolos babak kualifikasi.
“Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa Timnas Iran tentu saja dipersilakan untuk bertanding dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat,” ungkapnya.
Di tengah ketegangan geopolitik seperti saat ini, Gianni menegaskan Piala Dunia dapat menjadi tali pemersatu orang-orang dari berbagai negara.
“Saya juga dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungannya. Sebab, ini sekali lagi menunjukkan bahwa sepakbola menyatukan dunia,” tutup presiden berusia 55 tahun ini.





