KAI Commuter (KRL) menyiapkan 1.149 perjalanan kereta setiap hari selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan selama periode Angkutan Lebaran tahun ini KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
"KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut sebanyak 50.244.436 orang atau lebih banyak 4 persen dari kapasitas angkut tahun lalu," jelas Karina, dalam keterangan resmi, Rabu (11/3).
Dari total perjalanan, layanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek akan mendominasi operasional dengan 1.065 perjalanan per hari. Layanan ini memiliki kapasitas angkut mencapai 47.059.996 penumpang selama periode Angkutan Lebaran.
Jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek diproyeksikan mencapai 18.972.445 orang, meningkat sekitar 1 persen dibandingkan jumlah pengguna pada Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
"Angka tersebut meningkat sebesar 1 persen dari capaian pengguna pada Angka tahun sebelumnya," ujarnya.
Selain layanan Jabodetabek, KAI Commuter juga mengoptimalkan operasional layanan menuju bandara dan wilayah Banten. Untuk layanan Commuter Line Basoetta menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, tersedia 70 perjalanan per hari dengan kapasitas angkut sebanyak 415.616 penumpang selama periode Angkutan Lebaran.
Jumlah pengguna layanan menuju bandara tersebut diproyeksikan mencapai 145.963 orang, yang diperkirakan memanfaatkan kereta bandara untuk perjalanan mudik melalui jalur udara.
Sementara itu, pada lintas Commuter Line Merak, KAI Commuter mengoperasikan 14 perjalanan setiap hari dengan kapasitas angkut mencapai 412.352 penumpang. Volume pengguna pada lintas ini diprediksi mencapai 299.259 orang, atau meningkat sekitar 1 persen dibandingkan tahun lalu.
Untuk mendukung kelancaran operasional selama masa Angkutan Lebaran, KAI Commuter juga menyiagakan 5.400 petugas frontliner yang terdiri dari masinis, petugas pengamanan, hingga petugas kesehatan.
Selain itu, sejumlah fasilitas tambahan disiapkan di beberapa stasiun guna meningkatkan kenyamanan pengguna. Fasilitas tersebut antara lain toilet portable di Stasiun Bogor dan Stasiun Pasar Minggu, serta tenda ruang tunggu di Stasiun Bekasi, Stasiun Bogor, Stasiun Tangerang, Stasiun Rangkasbitung, dan Stasiun Cilegon.
KAI Commuter juga melakukan penyesuaian operasional pada layanan Commuter Line Merak selama 13 hingga 20 Maret 2026. Pada periode itu, perjalanan kereta hanya beroperasi hingga Stasiun Cilegon. Penumpang yang akan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Merak akan dialihkan menggunakan transportasi lanjutan dari stasiun tersebut.
Penyesuaian ini dilakukan untuk mendukung pengaturan lalu lintas kendaraan menuju jalur penyeberangan di Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni yang biasanya mengalami lonjakan saat arus mudik Lebaran.
"KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan selama perjalanan, menjaga dan mengawasi anak-anak, mengikuti arahan petugas, serta tetap waspada demi keselamatan bersama," tutur Karina.





