Calon DK OJK Hasan Fawzi Targetkan Kapitalisasi Pasar Bursa Tembus Rp25.000 Triliun

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Dia menargetkan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tembus Rp25.000 triliun dalam lima tahun ke depan sampai dengan 2031.

Calon DK OJK Hasan Fawzi Targetkan Kapitalisasi Pasar Bursa Tembus Rp25.000 Triliun. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Calon anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengungkap target jangka panjangnya apabila terpilih menjadi pimpinan OJK. Dia menargetkan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tembus Rp25.000 triliun dalam lima tahun ke depan sampai dengan 2031.

Hal tersebut dia ungkapkan dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga:
Fit and Proper Test Calon DK OJK, Hasan Fawzi Usung 5 Klaster Reformasi Pasar Modal

"Sebagai arah penerapan visi tersebut, kami menetapkan proyeksi-proyeksi kinerja strategis dalam periode lima tahun ke depan sampai dengan 2031. Salah satunya kapitalisasi pasar ditargetkan mencapai Rp25.000 triliun atau sekitar 80 persen dari PDB nasional," ujar Hasan.

Selain itu, Hasan juga menargetkan jumlah investor bertambah menjadi 30 juta Single Investor Identification (SID) pada 2031, dengan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) BEI ditargetkan menyentuh Rp35 triliun per hari.

Baca Juga:
Jalani Fit and Proper Test, Calon DK OJK Agus Sugiarto Soroti Pencurian Data hingga Literasi

"Angka RNTH rata-rata transaksi harian kita harapkan sudah mencapai angka Rp35 triliun per harinya. dan sejalan dengan itu terjadi peningkatan baik di sisi jumlah emiten maupun jumlah dana kelolaan dari para investor," kata dia.

Hasan juga mempresentasikan visi, misi, serta program strategis untuk pengembangan sektor keuangan derivatif dan bursa karbon.

Baca Juga:
Fit and Proper Test Calon DK OJK, Friderica Sebut Reformasi Pasar Modal Direspons Positif Investor 

Dia menekankan integritas pasar modal harus menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor dan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasar sebagai mesin pembiayaan pembangunan nasional.

"Tanpa integritas yang kuat, pasar modal akan sulit menjalankan peran sentralnya sebagai sarana penggalang dana sekaligus sumber pembiayaan untuk mendukung pembangunan nasional jangka panjang, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan perekonomian kita," kata Hasan.

Sebagai informasi, Hasan Fawzi saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK. 

Pada saat yang sama, Hasan Fawzi juga masih menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto. 

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Motor Tabrak Truk Mogok di Puncak Bogor, 2 Orang Tewas
• 6 jam laludetik.com
thumb
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Pakar HI: Sinyal Buruk untuk AS, Perang Lebih Keras
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Diduga Balasan Milisi Pro-Iran, Fasilitas Diplomatik Amerika Serikat Kena Serang di Irak
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prancis Apresiasi Capaian Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Pascalongsor Sampah, Pemprov DKI Hentikan Open Dumping di Zona 4A Bantargebang
• 23 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.