Ferran Alinegara, pemain diaspora Indonesia di Belanda, bercerita soal perkembangan dirinya di ADO Den Haag. Ia menjelaskan bahwa pemain Muslim di timnya kini bertambah, dan saling mendukung saat bulan Ramadan.
Ferran merupakan pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang. Ia bergabung ADO Den Haag sejak tiga tahun lalu. Ferran kini bermain di tim U-16 ADO Den Haag.
"Saya sekarang bermain di tim U-16, dan saya sudah ada pembicaraan dengan tim kepelatihan, tentang kemungkinan bermain untuk tim U-17. Perbincangan kami berjalan dengan baik, dan saya berpeluang besar untuk bermain di U-17 ADO Den Haag, ini adalah kabar yang baik," kata Ferran, eksklusif kepada kumparan.
"Tahun ini adalah tahun ketiga saya di ADO Den Haag. Saya datang ke tim ini pertama kali untuk U-14, itu adalah musim pertama saya di ADO Den Haag. Lalu, saya bermain untuk U-15, dan sekarang berada di tim U-16," lanjutnya.
Tiga tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi Ferran di ADO Den Haag. Untuk tahun ini, ia bercerita bahwa tim memiliki pemain-pemain Muslim yang lebih banyak. Sehingga, para pemain Muslim saling mendukung saat bulan Ramadan.
"Sekarang tim kami memiliki lebih banyak pemain Muslim. Karena ada beberapa pemain yang baru direkrut, dan beberapa pemain pergi dari klub. Jadi, lebih banyak pemain Muslim di tim saat ini," ujar Ferran.
"Untuk saya, [Ramadan di Belanda] sudah enggak terlalu sulit. Karena kami bisa makan bersama dan buka puasa bersama [sesama pemain Muslim]. Kami saling mendukung saat pertandingan, saat latihan. Saya sekarang ada rekan setim dari Maroko, dan ada dua pemain dari Turki," jelasnya.





