Stok BBM dan Elpiji di Belitung Aman Hingga Lebaran

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Belitung: Stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung dalam kondisi aman. Persediaan tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran 2026.

"Masyarakat kami imbau agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih (panic buying). Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pertamina, stok kita dipastikan aman dan suplai terus berjalan," kata Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat usai mengunjungi Pertamina Patra Niaga Tanjungpandan, dikutip dari Antara, Rabu, 11 Maret 2026. 

Djoni menjelaskan sidak tersebut dilakukan untuk merespons isu gangguan stok nasional yang sempat memicu kekhawatiran warga. Ia menegaskan ketahanan energi di Pulau Belitung sangat mencukupi dengan jadwal pengiriman rutin setiap empat hingga lima hari.
 

Baca Juga :

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Ada Kenaikan hingga Idulfitri

Berdasarkan data Field Terminal Tanjungpandan, ketahanan stok Pertamina Dex saat ini mencapai lebih dari 56 hari. Sementara stok elpiji tercatat bertahan hingga 13,3 hari dan akan kembali bertambah seiring masuknya kapal pengangkut pada 16 Maret 2026.

Sedangkan untuk jenis BBM Pertalite dan Biosolar, penyaluran dipastikan lancar melalui siklus lima urutan kedatangan kapal selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri.

"Jangan termakan isu negatif di media sosial. Angka stok nasional yang berada di kisaran 20 hari itu adalah standar operasional penyimpanan yang akan terus diisi kembali. Pengiriman kapal ke Belitung tetap sesuai jadwal," ujarnya.


Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat bersama Wakil Bupati Belitung, Syamsir didampingi Sekda Belitung dan para jajaran Forkopimda Belitung meninjau stok BBM dan LPG di Pertamina Patra Niaga Belitung, di Tanjungpandan, Rabu, 11 Maret 2026. ANTARA/Apriiansyah


Dalam sidak tersebut, Djoni juga menginstruksikan pihak Pertamina Patra Niaga untuk memperketat pengawasan di lapangan. Tujuannya untuk mencegah praktik spekulan atau pengumpul yang memanfaatkan situasi menjelang hari besar keagamaan.

"Fokus kita adalah menjamin BBM dan elpiji sampai ke tangan masyarakat secara langsung, bukan tertahan di pengumpul yang bisa memicu gejolak harga atau kelangkaan di pasar," ungkapnya. 

Selain memastikan stok, Pemerintah Kabupaten Belitung juga mulai menyosialisasikan penggunaan kompor induksi sebagai alternatif energi yang lebih hemat. Berdasarkan kalkulasi, penggunaan kompor induksi dinilai 15 persen lebih murah dibandingkan elpiji subsidi dan 60 persen lebih hemat dibanding elpiji non-subsidi.

"Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pertamina guna memastikan distribusi energi tetap lancar demi pemenuhan kebutuhan masyarakat dan kelangsungan pembangunan di Belitung," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waka Komisi IX DPR Minta SPPG Beri Ikan Lele Mentah di Pamekasan Disanksi
• 13 jam laludetik.com
thumb
Uji Nyali Persikotas Tasikmalaya! Laskar Wiradadaha Tantang Pemuncak Liga 2 Adhyaksa FC, Jadi Tolok Ukur Kekuatan Jelang Liga 4 Nasional
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Tantangan Keamanan Makin Kompleks, Polri Bentuk 16 Pusat Studi Baru
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Luka yang Tidak Terlihat: Trauma Anak dan Masa Depan Bangsa
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Gagal Menembus 5 Besar di F1 GP Australia 2026, Laurent Mekies Tetap Puas dengan Performa Red Bull di Albert Park
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.