Menuju Swasembada Energi, Presiden Prabowo Targetkan Akselerasi Elektrifikasi Nasional

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Jakarta

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa situasi krisis global saat ini merupakan berkah terselubung atau blessing in disguise yang memaksa Indonesia melakukan akselerasi kemandirian bangsa. Dalam peringatan satu tahun Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026, Kepala Negara menginstruksikan percepatan swasembada energi melalui pembangunan 100 gigawatt listrik dari energi terbarukan.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa tantangan yang ada saat ini justru menjadi momentum bagi pemerintah untuk mempercepat niat-niat baik yang telah direncanakan sebelumnya, termasuk penguatan sektor pangan dan energi nasional.

"Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat, krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise. Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan, tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik," ujar Presiden Prabowo di hadapan jajaran pengelola Danantara.

Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif berupa kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari kelapa sawit, singkong, hingga cadangan geotermal terbesar kedua di dunia. Ia memastikan pemerintah akan segera melaksanakan elektrifikasi secara masif guna membuktikan efektivitas kepemimpinan Indonesia kepada dunia.

"Kita akan melaksanakan listrikifikasi, energi terbarukan dari tenaga surya. Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt, itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya," tegasnya.

Selain itu, Presiden memberikan apresiasi atas prestasi Danantara yang telah mendapat pengakuan positif dari investor dan pihak luar negeri. Namun, ia kembali menitipkan pesan agar pengelolaan kekayaan negara dilakukan dengan penuh kewaspadaan serta pengawasan ketat dari berbagai lembaga penegak hukum guna mencegah kebocoran anggaran.

"Kita harus mengawasi, karena ini adalah darah bangsa Indonesia. Tanpa kalau darah ini bocor terus, bangsa kita dalam keadaan susah. Masa depan kita kuat, masa depan kita cerah, krisis kita hadapi, dan gagah," tutup Presiden Prabowo.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raymond/Joaquin Ungkap Biang Kerok Tersingkir di Babak Pertama Swiss Open 2026
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Polri Operasikan Tujuh Pusat Studi Baru di PTIK, Fokus pada Forensik hingga Perlindungan Perempuan dan Anak
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah Batasi Akses Medsos Bagi Anak Maret 2026, Orang Tua di Bandung Dukung
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
15 Tips Menahan Ngantuk saat Puasa
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Trump Mengaku Tidak Takut dengan Pemimpin Baru Iran : Tak akan Bertahan Lama!
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.