Menteri Agama Haji (Menhaj) Irfan Yusuf memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia masih berjalan sesuai jadwal di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Ia mengatakan hingga saat ini pemerintah masih mengasumsikan seluruh tahapan persiapan haji berjalan normal.
“Tapi yang sekarang sampai hari ini kita persiapan tetap jalan. Teman teman Saudi, Kementerian Haji juga berkomunikasi bahwa persiapan kita bagus. Mereka di sana juga menyiapkan semuanya dengan bagus. Jadi sampai hari ini, kita asumsikan semuanya berjalan dengan baik. Situasi di sana juga akan membaik. Asumsi sampai hari ini,” kata Irfan di DPR, Rabu (11/3).
Irfan menegaskan, sampai saat ini belum ada perubahan jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia. Pemerintah masih memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
“Hari ini masih on schedule. Belum ada perubahan. Alhamdulillah. Mudah-mudahan ini terus berjalan sampai hari ini,” ujarnya.
Meski begitu, pemerintah tetap menyiapkan sejumlah skenario cadangan apabila situasi keamanan memburuk. Tapi, ia menilai rencana tersebut tidak perlu dipublikasikan secara luas agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan calon jemaah.
“Tentu, tentu. Ada pelbagai plan yang akan kita, tadi sudah disampaikan ke DPR. Tapi nanti saya kira tidak perlu terlalu penting untuk diekspos ke calon jemaah. Nanti akan menimbulkan kegaduhan juga nanti,” kata dia.
Irfan menambahkan, keputusan terkait keberangkatan jemaah nantinya akan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan, serta masukan dari berbagai pihak termasuk Kementerian Luar Negeri.
“Ya tentu nanti pasti kita lihat situasi perkembangan di sana dan nanti yang memutuskan juga berdasarkan diskusi masukan masukan dari teman teman Kemenlu dan yang lain,” tuturnya.





