JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun dunia menghadapi ketidakpastian global.
Purbaya menyebut berbagai indikator makroekonomi menunjukkan ketahanan ekonomi nasional masih terjaga.
“Stabilitas makroekonomi domestik tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi terakhir tercatat 5,39 persen dan pada triwulan ini diperkirakan akan tumbuh lebih cepat,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Purbaya Bantah Isu Resesi, Sebut Ekonomi Indonesia Masih Ekspansi
Ia mengatakan, pemerintah tetap optimistis laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat berada pada kisaran yang lebih tinggi pada tahun ini.
“Saya selalu mengatakan kisarannya antara 5,5 hingga 6 persen masih bisa tercapai,” ujarnya dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Dari sisi sektor riil, aktivitas industri juga menunjukkan tren ekspansi yang kuat. Indeks Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Februari 2026 tercatat berada di level 53,8.
Baca Juga: Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: 1.230 Orang Tewas, Infrastruktur Rusak | KOMPAS PETANG
Menurut Purbaya, capaian tersebut merupakan yang tertinggi dalam dua tahun terakhir dan menunjukkan sektor manufaktur berada dalam fase ekspansi.
Selain itu, ketahanan sektor eksternal juga dinilai tetap solid. Indonesia masih mencatatkan surplus neraca perdagangan selama 69 bulan berturut-turut.
Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- purbaya yudhi sadewa
- menteri keuangan
- fundamental ekonomi ri
- pertumbuhan ekonomi
- ketidakpastian global





