Kemenag tegaskan praktik beragama mesti beri dampak sosial

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama menegaskan transformasi cara beragama agar tidak hanya dimaknai secara ritual, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan pihaknya saat ini ingin mendorong orientasi keberagamaan yang lebih produktif dan berdampak bagi masyarakat luas.

“Kementerian Agama saat ini ingin mentransformasi cara beragama agar menjadi lebih produktif dan lebih berdampak. Artinya, beragama tidak hanya berkaitan dengan persoalan akidah, moral, atau syariah semata,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu.

Ia menilai selama ini agama sering dipersempit hanya pada persoalan-persoalan eskatologis seperti surga, neraka, malaikat, dan kehidupan setelah mati. Padahal, menurutnya, agama memiliki dimensi yang jauh lebih luas dalam kehidupan manusia.

“Sering kali agama dipersempit hanya pada persoalan surga, neraka, malaikat, atau urusan eskatologis. Padahal agama tidak boleh direduksi hanya pada hal-hal tersebut,” kata dia.

Kamaruddin menegaskan keberagamaan seharusnya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam pandangannya, praktik beragama perlu mampu memberikan manfaat dalam berbagai aspek kehidupan.

Ia menyebutkan beragama harus mampu memberdayakan secara sosial, memberdayakan secara ekonomi, dan mencerahkan secara spiritual.

“Dengan kata lain, agama harus dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat,” kata dia.

Namun yang patut digarisbawahi, kata dia, upaya ini bukan untuk mengubah ajaran agama, melainkan mendorong perubahan orientasi dalam praktik keberagamaan agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita tidak mengubah agama. Yang kita dorong adalah perubahan orientasi dalam beragama agar praktik keagamaan benar-benar memberi dampak dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan sosial, dan dalam kehidupan masyarakat secara luas,” katanya.

Menurutnya, kualitas keberagamaan masyarakat dapat dilihat dari sejauh mana nilai-nilai agama mampu menghadirkan kemaslahatan dalam kehidupan bersama.

“Jika keberagamaan kita ingin lebih bermutu dan berkualitas, maka keberagamaan itu harus menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan,” ujarnya.



Baca juga: Wamenag tegaskan pesantren benteng kerukunan Indonesia

Baca juga: Kemenag dorong integrasi sosialisasi terkait produk halal di Kampus


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Respons Ramai Simulator Kuda: 4 Unit Harganya Rp 1 Miliar
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Mayoritas Pemda Belum Salurkan THR PNS dan PPPK, Begini Penjelasan Menkeu Purbaya
• 12 jam laluharianfajar
thumb
F4 umumkan bakal gelar konser reuni di Jakarta pada Mei
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Kalah lima kali berturut-turut, Tudor masih pimpin Spurs di Anfield
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Persis Solo Vs Bali United di BRI Super League Hadirkan Sederet Pengusaha dan Konglomerat Ternama di Belakang Layar
• 11 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.