Penulis: Rini
TVRINews, Banjarmasin
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mencatat estimasi kasus HIV dan AIDS di wilayah tersebut mencapai 5.529 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.813 orang atau sekitar 69 persen tercatat masih hidup dengan HIV. Sementara itu, 1.168 orang dilaporkan meninggal dunia dan 423 orang tercatat pindah keluar dari Kalimantan Selatan.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kalimantan Selatan, Sukamto, mengatakan dari 3.813 orang dengan HIV yang masih hidup, sebanyak 3.360 orang sedang menjalani perawatan.
Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar 68 persen rutin menjalani pengobatan. Ia juga menyebutkan bahwa sekitar 70 persen kasus HIV/AIDS di Kalimantan Selatan didominasi oleh pria.
Sementara itu, berdasarkan data tahun 2025, kasus HIV/AIDS terbanyak tercatat berada di Kota Banjarmasin. Jika dibandingkan dari tahun ke tahun, temuan kasus HIV/AIDS di Kalimantan Selatan menunjukkan kecenderungan meningkat. Mayoritas penderita berada pada rentang usia produktif, sedangkan sekitar 4 persen di antaranya berasal dari usia sekolah.
“Usia 25-30 tahun itu ada 21 persen, kemudian 20-25 15 persen, dan 30-35 itu 17 persen. Sebagian besar adalah usia produktif,” kata Sukamto, dikutip Rabu, 11 Maret 2026.
Adapun distribusi kasus berdasarkan faktor risiko terbagi dalam populasi umum dan populasi kunci, seperti lelaki seks dengan lelaki (LSL), waria, serta pekerja seks.
Editor: Redaksi TVRINews





