Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pemerintah Spanyol resmi menarik permanen duta besar dari Israel akibat ketegangan diplomatik yang meningkat.
  • Penarikan dimulai sejak September lalu setelah Spanyol larang transit senjata menuju Israel melalui wilayahnya.
  • Hubungan kedua negara memburuk pasca pengakuan negara Palestina dan serangan militer AS-Israel terhadap Iran.

Suara.com - Pemerintah Spain resmi menarik secara permanen duta besarnya dari Israel.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara kedua negara terkait sikap Spanyol yang menentang serangan militer AS-Israel terhadap Iran.

Penarikan duta besar sebenarnya sudah dimulai sejak September tahun lalu.

Saat itu Madrid memanggil pulang diplomatnya setelah memutuskan melarang pesawat dan kapal yang membawa senjata ke Israel melintasi pelabuhan dan wilayah udaranya.

Langkah tersebut memicu kemarahan pemerintah Israel. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar bahkan mengecam kebijakan itu dan menyebutnya sebagai tindakan yang bersifat antisemit.

Dilansir dari Aljazeera, pada Selasa, pemerintah Spanyol secara resmi mengumumkan penghentian jabatan duta besar melalui lembaran resmi negara.

Kementerian Luar Negeri Spanyol menyatakan kedutaan mereka di Tel Aviv untuk sementara akan dipimpin oleh pejabat sementara setingkat charge d'affaires.

Langkah ini menjadi babak baru memburuknya hubungan kedua negara sejak operasi militer Israel di Gaza Strip pada Oktober 2023.

Hubungan diplomatik semakin tegang setelah Spanyol memutuskan mengakui negara Palestina.

Baca Juga: Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!

Sebagai respons, Israel juga menarik duta besarnya dari Madrid pada Mei lalu.

Kedutaan Israel di Spanyol saat ini juga dipimpin oleh pejabat sementara.

Ketegangan makin meningkat setelah serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Gideon Sa'ar menuding Spanyol berpihak pada para tiran karena menolak perang tersebut.

Sementara itu, militer Iran memperingatkan konflik regional bisa berdampak pada pasar energi global.

Mereka bahkan memperkirakan harga minyak dunia berpotensi melonjak hingga 200 dolar AS per barel jika eskalasi konflik terus berlanjut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Diplomat Iran Tewas dalam Serangan Hotel di Beirut
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jakarta Pertamina Enduro Tanggapi Kabar Tisya Amallya Putri Dipecat Jelang Final Four, Dengan Tegas Bilang....
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Polri Prediksi 146 Juta Pemudik Lebaran 2026, Sepeda Motor Jadi Sorotan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Emir Mahira Akui Sempat Takut Perankan Karakter Ustaz di Film Kupilih Jalur Langit
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Heboh Muncul Rumor Dugaan Perselingkuhan Suami Maissy dengan Selebgram
• 10 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.