Pantau - Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-1 Danantara Indonesia di Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026, dan menekankan lembaga tersebut harus mampu menjaga serta mengelola kekayaan negara demi masa depan bangsa.
Prabowo Soroti Peran Strategis DanantaraPresiden Prabowo Subianto menyatakan Danantara Indonesia merupakan konsolidasi dari seluruh aset yang dimiliki Indonesia.
Ia mengatakan lembaga tersebut diberi tugas dan kepercayaan besar untuk mengelola serta mengatur kekayaan negara.
Menurut Presiden, dalam satu tahun keberadaannya Danantara telah berada pada posisi 10 besar dunia sebagai sovereign wealth fund dan bersanding dengan negara-negara besar lainnya.
Presiden juga menyampaikan rasa syukur atas kinerja manajemen Danantara selama satu tahun terakhir.
"Kita juga bersyukur bahwa manajemen satu tahun ini sudah membuktikan bahwa dengan manajemen yang baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang benar, dengan political will, dengan jiwa yang benar, hasil sudah kelihatan."
Presiden mengungkapkan bahwa dirinya menerima laporan terkait kinerja Danantara selama setahun terakhir.
Berdasarkan laporan tersebut, return on asset Danantara dalam satu tahun telah mencapai lebih dari 300 persen.
Presiden menilai capaian tersebut menunjukkan pengelolaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh serta disertai tekad yang kuat.
Presiden Ingatkan Target Kinerja Ke DepanMeski demikian, Presiden menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Danantara.
Pekerjaan rumah tersebut terutama berkaitan dengan peningkatan laba bersih dibandingkan total aset atau return on asset.
Presiden memberikan contoh bahwa perusahaan yang baik umumnya memiliki return on asset minimal 10 hingga 15 persen.
Ia menekankan Danantara setidaknya harus mampu mencapai angka 10 persen tersebut.
"Kita mengerti bahwa mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capex. Kalau hanya 5 persen return on asset, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar AS tiap tahun. 50 miliar dolar AS itu, Rp800 triliun."
Presiden juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Danantara selama tahun pertamanya beroperasi.
Namun Presiden mengingatkan Danantara tidak boleh terlena dengan capaian tersebut karena masih banyak target yang harus dikejar.
"Selamat untuk Danantara tahun pertama. Saudara-saudara telah menunjukkan prestasi yang baik. Semua yang saya dengar dari pihak luar negeri, kalau ketemu saudara-saudara dari Danantara terkesan. Mereka kaget. Mereka lihat wajah Indonesia yang lain."
Perayaan satu tahun Danantara Indonesia turut dihadiri seluruh menteri Kabinet Merah Putih.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden serta para pimpinan badan dan lembaga negara.




