PT Chengqi Industrial Indonesia yang berada di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (11/3), pukul 20.01 WIB. Insiden kebakaran ini merupakan yang kedua kalinya di tahun ini.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengatakan kebakaran kali ini merupakan yang kedua kalinya. Ia menjelaskan, sebelumnya PT Chengqi terbakar pada 17 Januari 2026.
"Kebakaran kali ini merupakan edisi yang kedua. Titik kebakarannya berbeda. Kalau saat pertama terbakar, lokasi kebakaran di area belakang. Kali ini kebakaran yang kedua berada di area depan pabrik," katanya saat dikonfirmasi kumparan.
Dugaan sementara penyebab kebakaran masih diselidiki, namun kemungkinan dikarenakan adanya korsleting atau dampak dari pengelasan.
"Bukan disebabkan ledakan tabung gas. Dugaan sementara bisa korsleting atau karena dampak pengelasan. Masih kami konfirmasikan ke pihak-pihak terkait," sambungnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan tidak ada korban atas kejadian ini. Korban luka-luka juga tidak ada.
"Alhamdulillah semua selamat. Berbeda dengan saat kebakaran edisi pertama ada dua korban meninggal. Kalau kebakaran malam ini tidak ada korban jiwa," sambungnya.
Terkait kerugian akibat kebakaran ini, pihaknya masih melakukan penghitungan. Namun, ditaksir kerugian akibat kebakaran mencapai miliaran.
"Ini pabrik busa yang digunakan untuk bahan baku membuat tas dan sepatu. Kalau kerugian masih dihitung. Terapi ditaksir mencapai miliaran," imbuhnya.




