Banyuwangi: Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Portlink VII terbakar saat aktivitas muat kendaraan di Dermaga MB-IV Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Rabu malam, 11 Maret 2026. Diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, namun tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.
Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang BPTD Kelas II Provinsi Jawa Timur Bayu Kusumo Nugroho mengatakan kapal feri roro milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) itu terbakar diduga akibat korsleting listrik.
"Api sudah padam, dan dugaan akibat kebakaran kapal feri tersebut karena korsleting kabel (kelistrikan kapal)," katanya saat dihubungi di Banyuwangi seperti dilansir Antara, Rabu malam, 11 Maret 2026.
Baca Juga :
23 Titik Panas Muncul di Sumatra Utara
Bayu menegaskan kebakaran kapal feri tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. Sesaat setelah kebakaran terjadi, seluruh penumpang dan kendaraan segera dievakuasi.
"Tidak ada korban, semuanya langsung dievakuasi (penumpang kapal/kendaraan) dievakuasi," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KMP Portlink VII sedang melakukan aktivitas muat kendaraan dan penumpang pada pukul 20.22 WIB. Tidak lama setelah memuat beberapa kendaraan, tiba-tiba terjadi percikan api di lantai dua dan kapal terbakar.
Ilustrasi Medcom.id




