Kim Jong-un Uji Coba Rudal Strategis di Tengah Konflik Timteng

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Di tengah eskalasi konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah, Korea Utara kembali memamerkan kekuatan militernya dengan melakukan uji coba rudal jelajah strategis dari kapal perang angkatan laut. Uji coba ini disaksikan langsung oleh pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, yang turut didampingi oleh putrinya, Kim Ju-ae.

Peluncuran rudal ini berlangsung hanya selang sehari setelah dimulainya latihan militer gabungan skala besar antara Amerika Serikat dan Korea Selatan yang bertajuk Freedom Shield. Pihak Pyongyang menilai latihan militer selama 11 hari tersebut bukan sekadar latihan rutin, melainkan sebuah gladi resik untuk melakukan invasi ke wilayah Korea Utara. Kim Jong-un menegaskan bahwa uji coba ini bertujuan untuk membiasakan pasukan angkatan laut dengan penggunaan senjata strategis sekaligus memperkuat kesiapan tempur mereka.

Kehadiran Kim Ju-ae dalam uji coba kali ini menjadi sorotan, mengingat pada peluncuran rudal serupa dari kapal Choe Hyon pekan lalu, sang putri tidak tampak mendampingi ayahnya. Kim Jong-un menyebut keberhasilan peluncuran ini sebagai bukti kemajuan pesat teknologi persenjataan laut Korea Utara dalam menghadapi ancaman luar.
  Baca juga:
Korea Utara Hormati Pemilihan Pemimpin Tertinggi Baru Iran
Selain pamer kekuatan militer, Korea Utara juga memberikan pernyataan politik luar negeri yang tegas terkait situasi di Timur Tengah. Melalui media pemerintah, Kim Jong Un mengumumkan dukungan penuhnya terhadap pengangkatan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Dukungan ini mempertegas kedekatan hubungan diplomatik antara kedua negara yang seringkali berada di jalur yang berseberangan dengan blok Barat.

Bersamaan dengan dukungan tersebut, Korea Utara mengeluarkan kecaman keras terhadap agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Zionis Israel di wilayah Iran. Pyongyang melabeli serangan tersebut sebagai tindakan ilegal yang melanggar kedaulatan negara. Sikap ini menunjukkan posisi Korea Utara yang tetap konsisten dalam menentang kebijakan luar negeri Amerika Serikat, baik di Semenanjung Korea maupun di panggung global lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Kabar Buruk, Thom Haye Out dari Timnas Indonesia: Ini Alasan Herdman Tak Memanggilnya ke FIFA Series 2026
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Perjanjian Dagang RIAS Digugat ke PTUN, DPR Dikritik Tak Kritis Jalankan Fungsi Pengawasan
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Janji Sahroni Setelah Kembali Aktif di DPR: Soal Gaji dan Kepribadian
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Gubernur Sulsel Temui Duta Besar Arab Saudi, Bahas SItuasi Konflik di Timur Tengah
• 9 jam laluterkini.id
thumb
Diduga Alami Stres Berat, Reza Arap Mendadak Pamit Saat Siaran Langsung Marathon
• 14 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.