Balai latihan kerja di Gayo Lues jadi opsi tampung penyintas bencana

antaranews.com
18 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Fasilitas gedung balai latihan kerja milik pemerintah daerah menjadi salah satu opsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menampung sementara penyintas bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang masih menunggu penyelesaian pembangunan hunian sementara (huntara).

“BNPB akan menempatkan sementara waktu mereka ke tempat yang lebih layak, seperti gedung balai latihan kerja yang dikelola pemerintah daerah. Supaya semua masyarakat yang terdampak di Kabupaten Gayo Lues bisa menikmati, bisa mengikuti perayaan Idul Fitri dengan lebih baik dan lebih hikmat,” kata Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis,

Hal tersebut, menurut dia ,dilakukan selaras dengan target BNPB agar tidak ada lagi warga terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues yang tinggal di tenda pengungsian menjelang perayaan Idul Fitri 2026.

Data sementara BNPB hingga Selasa (10/3) mencatat kebutuhan huntara di Kabupaten Gayo Lues mencapai 1.713 unit, sedangkan unit yang telah selesai dibangun sebanyak 1.518 unit.

Baca juga: Ruman Aceh salurkan donasi diaspora Indonesia kepada korban bencana

Huntara komunal di kawasan Agusen, Kecamatan Blangkejeren, saat ini dihuni oleh 155 kepala keluarga yang rumahnya rusak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.

Selain mengalami kerusakan rumah, sebagian warga juga tidak lagi memiliki lahan yang memungkinkan untuk membangun kembali tempat tinggalnya sehingga pemerintah daerah berupaya menyiapkan lokasi relokasi terpusat.

BNPB melaporkan kemungkinan sebagian lahan yang saat ini digunakan sebagai lokasi huntara direncanakan untuk menjadi lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) yang dijadwalkan dimulai setelah awal April 2026.

"Nanti teknisnya adalah mungkin setelah program huntap ini, paling tidak setelah awal April ini masuk rehabilitasi rekonstruksi. Kita akan mulai pembangunan huntap. Khusus di Gayo Lues ini agak berbeda dengan daerah lain,” kata Suharyanto.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1 Tahun Danantara, Prabowo Pesan: Eling dan Waspada Kelola Kekayaan Negara!
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Tiket Pesawat Gagal Terbit, Agoda Belum Refund Dana
• 14 jam laludetik.com
thumb
Pramono Bakal Naikkan Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Rp10.000-Rp15.000
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
DPR Dorong Pemerintah Tak Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji Meski Perang Iran
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tinggalkan Cina, Apple Alihkan 25% Produksi iPhone di India
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.