Terkini, Makassar — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi meluncurkan program Gowa Berhaji, Gowa Berkah pada kegiatan Festival Ramadan Hati Damai yang digelar di Zona A RTH Syekh Yusuf, Rabu (11/3).
Program ini dihadirkan sebagai upaya mempermudah akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat, khususnya dalam merencanakan ibadah haji secara lebih terencana melalui berbagai produk keuangan syariah.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk dalam penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan literasi keuangan syariah.
Menurutnya, masyarakat kini memiliki kesempatan merencanakan keberangkatan haji melalui tabungan haji maupun investasi emas yang disediakan oleh BSI.
“Melalui program ini masyarakat dapat mulai merencanakan ibadah haji sejak dini. Bahkan para pelaku UMKM juga memiliki kesempatan untuk menabung dan mempersiapkan keberangkatan haji mereka,” ujarnya.
Antusiasme Warga Gowa Berhaji Sangat Tinggi
Bupati Husniah mengungkapkan jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa mencapai 1.451 orang, bahkan menjadi yang tertinggi di Sulawesi Selatan. Hal tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menunaikan rukun Islam kelima.
“Ini membuktikan masyarakat Gowa memiliki semangat religius yang tinggi. Semoga program ini menjadi jalan bagi masyarakat untuk mewujudkan cita-cita menuju Baitullah,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Festival Ramadan Hati Damai merupakan kegiatan yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Selain menjadi ajang religi, festival ini juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal.
Menurutnya, tenant UMKM yang hadir tahun ini tampil lebih modern dan tertata dengan baik, serta menghadirkan berbagai pilihan kuliner yang menarik bagi pengunjung.
“Terima kasih kepada BSI yang telah membersamai pemerintah daerah dalam membantu para pelaku UMKM meningkatkan pendapatan mereka.
Antusiasme masyarakat, khususnya UMKM, sangat tinggi dalam memanfaatkan peluang dari kegiatan ini,” jelasnya.
Waiting List Haji di Gowa Capai Ribuan Orang
Sementara itu, Deputi Founding Region Makassar BSI, Tengku Chandra Husnadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Gowa yang telah menggandeng BSI sebagai mitra dalam memberikan layanan keuangan syariah bagi calon jemaah haji.
Ia menyebut Kabupaten Gowa dikenal sebagai daerah religius dengan minat masyarakat yang tinggi terhadap ibadah haji. Namun saat ini masa tunggu keberangkatan haji rata-rata mencapai sekitar 26 tahun.
Berdasarkan data BSI, jumlah waiting list haji melalui BSI di Kabupaten Gowa mencapai sekitar 8.155 orang atau sekitar 34,6 persen dari total 23.561 calon jemaah haji di daerah tersebut.
“Karena itu kami menyambut baik inisiatif Pemkab Gowa dalam menghadirkan program Gowa Berhaji sebagai solusi bersama agar masyarakat dari berbagai usia dapat merencanakan perjalanan menuju Baitullah,” katanya.
Bantuan Bedah Rumah dan Doorprize Umrah
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem senilai Rp93,3 juta.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengundian doorprize umrah dan tabungan emas, serta peninjauan sejumlah tenant UMKM yang meramaikan festival Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Pemkab Gowa, Gowa Berhaji, BSI Makassar, program haji Gowa, Festival Ramadan Hati Damai, Bupati Gowa Husniah Talenrang, tabungan haji BSI, waiting list haji Gowa, UMKM Gowa, berita Gowa terbaru.




