Airlangga di Tokyo Conference 2026: Asia Harus Perkuat Multilateralisme di Tengah Ketegangan Global

disway.id
12 jam lalu
Cover Berita

TOKYO, DISWAY.ID -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya memperkuat multilateralisme dan kerja sama regional Asia dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

Hal tersebut disampaikan Airlangga dalam sesi Asian Leaders Roundtable pada ajang Tokyo Conference 2026 yang digelar di Tokyo, Jepang.

Forum tersebut dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dengan mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono sebagai co-chair.

BACA JUGA:Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Maybrat

BACA JUGA:Bocoran UU HAM Baru: Menteri Pigai Bakal Masukkan Pasal 'Proteksi' Jurnalis dari Penetrasi Media Sosial

Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh ekonomi dan kebijakan dari berbagai negara Asia.

Dalam paparannya, Airlangga menilai tatanan global saat ini sedang mengalami perubahan signifikan.

Menurutnya, meningkatnya politik berbasis kekuatan, proteksionisme, dan menurunnya kepercayaan terhadap sistem multilateralisme menjadi tantangan utama ekonomi dunia.

Ia menyoroti bahwa forum global seperti World Trade Organization masih menghadapi kesulitan dalam merespons isu baru seperti perdagangan digital dan ketahanan rantai pasok global.

Selain itu, meningkatnya pendekatan unilateral dan bilateral oleh sejumlah negara juga membuat kerja sama global semakin kompleks.

BACA JUGA:Ada Danantara, Prabowo Tak Khawatir Kondisi Ekonomi RI di Tengah Konflik Global

BACA JUGA:Prabowo di Momen 1 Tahun Danantara: Jangan Main-main Dengan Saya, Jangan Ada Lagi Laporan Palsu!

Airlangga juga menyinggung meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Konflik tersebut dinilai berdampak langsung pada stabilitas ekonomi global.

Salah satu dampaknya adalah lonjakan harga minyak dunia yang telah melampaui 100 dolar AS per barel, serta potensi gangguan jalur energi global melalui Selat Hormuz.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Transjabodetabek Blok M–Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Rp 3.500 Selama 3 Bulan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Lonjakan Permintaan dan Cuaca Ekstrem Picu ‘Krisis Ojol’ di Jakarta
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
BRI Super League: Persijap Curi Poin di Kandang PSIM, Mario Lemos Gembira Timnya Makin Jauhi Zona Degradasi
• 5 jam lalubola.com
thumb
Puncak Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi 2 Gelombang
• 14 jam laludetik.com
thumb
BMKG: Langit Jakarta Cerah Sepanjang Kamis, Ini Rinciannya
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.