Harga minyak mentah ditutup naik pada Rabu (11/3). Kondisi itu dipengaruhi serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan, dan usulan Badan Energi Internasional untuk melepas cadangan minyak dalam jumlah besar tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran tersebut.
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik USD 4,18 atau 4,8 persen menjadi USD 91,98 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS mengakhiri sesi dengan kenaikan USD 3,80 atau 4,6 persen menjadi USD 87,25 per barel.
Batu BaraHarga batu bara ICE Newcastle juga menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Maret 2026 naik 1,18 persen dan berada di harga USD 133,10 per ton.
CPOHarga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) berjangka Malaysia melemah pada Selasa (10/3). Berdasarkan situs tradingeconomics, harga CPO turun 0,45 persen menjadi sekitar MYR 4.408 per ton.
NikelHarga nikel mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) sedikit naik 1,17 persen menjadi USD 17.693 per ton.
TimahSementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exhange (LME) turun 1,57 persen dan menetap di USD 49.647 per ton.





