Harga Komoditas: Minyak Mentah Naik 4,8 Persen, Timah Turun 1,5 Persen

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak mentah ditutup naik pada Rabu (11/3). Kondisi itu dipengaruhi serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan, dan usulan Badan Energi Internasional untuk melepas cadangan minyak dalam jumlah besar tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran tersebut.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik USD 4,18 atau 4,8 persen menjadi USD 91,98 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS mengakhiri sesi dengan kenaikan USD 3,80 atau 4,6 persen menjadi USD 87,25 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara ICE Newcastle juga menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Maret 2026 naik 1,18 persen dan berada di harga USD 133,10 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) berjangka Malaysia melemah pada Selasa (10/3). Berdasarkan situs tradingeconomics, harga CPO turun 0,45 persen menjadi sekitar MYR 4.408 per ton.

Nikel

Harga nikel mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) sedikit naik 1,17 persen menjadi USD 17.693 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exhange (LME) turun 1,57 persen dan menetap di USD 49.647 per ton.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Klaim Iran di Ambang Kekalahan Perang
• 14 jam laludetik.com
thumb
Pramono Anung Resmikan Rute Blok M–Soetta Bertarif Promo Rp3.500
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
SPPG di Pamekasan Penyaji Lele Mentah akan Beroperasi Lagi Usai Perbaikan
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Alamtri (ADRO) Mau Buyback Saham Rp 4 Triliun, Cek Jadwalnya
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tito Karnavian Targetkan Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera Rampung 10 Hari
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.