Mendag Sambangi SMK RUS Kudus, Siap Pasarkan Industri Ekonomi Kreatif

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan pemerintah berkomitmen untuk memasarkan industri ekonomi kreatif. Ini disampaikan saat menyambangi SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/3).

Mendag juga menyatakan ekspor jasa, termasuk industri ekonomi kreatif, penting dalam membangun perekonomian. Pemerintah menjamin akan membantu dalam pemasaran produk-produk industri ini.

"Kami ada perwakilan di luar negeri yakni Indonesia Trade Promotion Center yang tugasnya meningkatkan ekspor, tidak hanya barang tetapi juga jasa," katanya, Kamis (12/3).

Permintaan industri kreatif, menurutnya, masih diminati di berbagai negara, seperti Amerika maupun di Eropa. Indonesia memiliki perjanjian dagang dengan Uni Eropa. Kerja sama itu diharapkan dapat membuka peluang mengenalkan industri kreatif.

"Kalau dari pihak SMK RUS Kudus sudah ada bayangan buyer nanti akan kami bantu mau ke Amerika atau Kanada. Di Eropa ada beberapa negara juga yang mencari industri kreatif. Intinya kami buka lebar ekspor jasa," terangnya.

Kemendag juga memiliki program Campus Preneur. Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

"Kami ajari mereka untuk jualan dan bisa ekspor juga. Mahasiswa yang magang di beberapa perusahaan sudah kami ajari mencari buyer," imbuhnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan banyak sumber daya manusia (SDM) di Jawa Tengah yang terserap oleh perusahaan. Ia menjelaskan, terdapat 1.524 sekolah vokasi di Jawa Tengah.

"Hampir 90 persen terserap di industri. Sisa 10 persennya tidak terserap karena belum cukup umur. Di Jawa Tengah kami perbanyak vokasi dan BLK. BLK ada 4200 di Jateng," katanya, Kamis (12/3).

Ahmad Luthfi menambahkan, jumlah serapan tenaga kerja di Jawa Tengah mencapai 470 ribu tenaga kerja pada 2025. Angka ini didominasi oleh padat karya.

"Kedatangan pak menteri (Mendag) kami harapkan untuk men-support. Sebagaimana diketahui pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah mampu mereduksi kemiskinan," sambungnya.

Menurutnya, peran serta bupati dan walikota sangat bagus untuk menyerap tenaga kerja. Ia berpendapat sekolah vokasi sangat penting.

Siswa Kelas XI Jurusan Animasi 2D, Ahmad Sangpangkalima Djanetra Kedar, menyatakan rasa senangnya bisa bersekolah di SMK Raden Umar Said (RUS). Ia mengaku mengeksplorasi berbagai hal soal animasi.

"Saya pernah ikut proyek bikin animasi untuk lomba tingkat nasional bernama animaxtion 2026," ujarnya.

Ia berkeinginan memiliki banyak portofolio. Sehingga ke depannya bisa langsung bekerja. "Harapannya ke depan setelah lulus dari sini bisa memiliki portofolio yang bagus dan bisa bekerja di perusahaan yang bagus," imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Modus Borong Belanjaan, Wanita di Tambora Curi Rp 2,6 Juta dari Kasir Minimarket
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Linearitas Pendidikan dan Batas-Batas Rasionalitas Kebijakan Kepegawaian
• 7 jam laluharianfajar
thumb
TSMC Catat Penjualan Rp380 Triliun pada Awal 2026, Naik 30 Persen
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Perang Timur Tengah Berkepanjangan dapat Menghancurkan Ekonomi Global
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Polri: Sinergi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.