Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu tidak perlu dilakukan secara terburu-buru di tengah situasi geopolitik global saat ini.
Ia menilai pemerintah dan DPR harus fokus pada kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Puan mengatakan, partai politik bersama pemerintah saat ini telah mulai melakukan pembahasan awal terkait desain pemilu mendatang, termasuk untuk pelaksanaan Pemilu 2029.
“Terkait dengan undang-undang pemilu, saat ini semua partai politik juga bersama pemerintah secara formal dan informal juga sudah melakukan pembahasan secara apa namanya detail atau secara baik yang bagaimana sebenarnya yang terbaik untuk dilakukan nanti saat pemilu tahun 2029,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3).
Menurutnya kondisi geopolitik global saat ini membuat perhatian pemerintah dan DPR lebih diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini yang kita fokuskan adalah bagaimana semua kebijakan, semua program pemerintah itu bisa berjalan dengan baik, bagaimana kesejahteraan rakyat itu masih bisa kemudian berjalan sesuai dengan harapannya. Apalagi dengan situasi geopolitik seperti ini kita belum berpikir politik 2029, kita fokus urusan rakyat dahulu,” ujarnya.
Puan menambahkan, sinergi antara pemerintah dan DPR diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bagaimana sinergi antara eksekutif dan legislatif ini memang bisa bekerja sama untuk kepentingan rakyat,” tutup dia.





