Mendagri: Presiden Rencana ke Sumatera Sebelum, Saat Lebaran atau Setelahnya

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Kunjungan tersebut bisa dilakukan sebelum Lebaran, saat Lebaran, atau setelahnya.

Tito mengatakan rencana tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mempercepat penyelesaian hunian sementara bagi para pengungsi di daerah terdampak.

“Saya minta dalam waktu 10 hari hunian sementaranya sudah jadi, karena saya dengar nanti Bapak Presiden mungkin mau ke sana, entah sebelum Lebaran atau pas Lebaran atau setelah Lebaran,” kata Tito dalam sambutannya pada acara Penyerahan Ambulans pada Daerah Terdampak Bencana Hidrometeorologi Sumatera di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis (12/3).

Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan kondisi pengungsian sudah jauh lebih baik saat kunjungan Presiden berlangsung.

Pemerintah Kejar Penyelesaian Hunian Pengungsi

Tito menjelaskan pemerintah saat ini terus mempercepat pembangunan hunian sementara bagi korban bencana, terutama di titik pengungsian yang masih tersisa.

Menurutnya, saat ini tinggal satu lokasi pengungsian yang masih menjadi perhatian pemerintah, yakni di wilayah Langkahan, Aceh Utara.

Pemerintah menargetkan hunian sementara di lokasi tersebut dapat segera selesai sehingga para pengungsi tidak lagi tinggal di tenda.

“Jadi jangan sampai ada lagi yang di tenda, target kita seperti itu,” ujarnya.

Prabowo Tanya Perkembangan Sumatera

Tito mengatakan tadi malam dia bertemu dengan Prabowo. Dalam pertemuan itu Prabowo bertanya soal perkembangan pemulihan Sumatera usai bencana.

"Tadi malam pun saya ditanya oleh Pak Presiden waktu di Danantara dua kali beliau datang di mana Sumatera saya sampaikan, 'Pak jauh membaik Pak' dan apa namanya itu semuanya mendekati operasional tapi operasional fungsional,” ujar Tito.

Tito menyebut, berdasarkan hasil analisis dan evaluasi pemerintah, kondisi di wilayah terdampak kini sudah jauh membaik. Sejumlah layanan dasar seperti akses jalan, listrik, hingga komunikasi hampir seluruhnya kembali beroperasi.

“Dari hasil anev kami yang sudah mendekati pulih normal itu selain akses jalan darat nasional yang membuat logistik semua bisa jalan kemudian juga listrik yang sudah katakanlah 99,98% karena tinggal hanya beberapa desa saja di Aceh Tengah di Aceh Utara yang terisolir tapi diberikan genset,” kata Tito kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/3).

Meski demikian, Tito mengatakan masih ada beberapa desa di wilayah Aceh yang belum sepenuhnya pulih karena kondisi geografis yang terisolasi. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah menyediakan generator set (genset) agar pasokan listrik tetap tersedia bagi warga.

Selain listrik, Tito menyebut layanan komunikasi saat ini telah kembali normal. Ia juga mengapresiasi kontribusi PT Telkom Indonesia yang dinilai membantu mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak.

“Dan itu berakibat kepada sistem komunikasi baik handphone internet saya ucapkan terima kasih kepada Telkom ya karena memberikan kontribusi hampir semuanya sudah 100% lancar,” ujar dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Politisi Inggris Klaim Tel Aviv Luluh Lantak Seperti Gaza Usai Diserang Iran
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Bupati Fawait Pastikan THR untuk PPPK Paruh Waktu Jember Cair
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Minyak Dunia Kembali Melonjak, Saham Batu Bara dan CPO Berpotensi Cuan
• 13 menit laluidxchannel.com
thumb
Polda Banten Gelar Pasukan Operasi Ketupat, 3.972 Personel Disiagakan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Ramadan Makin Seru, Ngabuburit di Roblox x TRING! Hadir Lagi
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.