Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Kamis (12/3/2026).
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPST akan digelar pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai baik secara fisik di Menara BCA, Jakarta maupun elektronik dengan Aplikasi Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI).
“Direksi BCA dengan ini mengundang para para Pemegang Saham Perseroan untuk menghadiri RUPST,” tulis perseroan dikutip pada Kamis (12/3/2026).
Terdapat tujuh mata acara yang akan dibahas dapat rapat hari ini. Pertama, persetujuan atas Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Selain itu, memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Kedua, penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Perseroan menjelaskan, penggunaan laba bersih akan diusulkan agar disisihkan untuk pembagian dividen tunai dan sisa laba bersih yang tidak ditentukan penggunaannya akan ditetapkan sebagai laba ditahan.
Baca Juga
- Siap-Siap Hilal Dividen BCA (BBCA), Anthoni Salim Pegang Saham Segini
- BBCA, BBRI, BMRI, BBNI: Saham Diskon dengan Potensi Dividen Jumbo
- Intip Historis Dividen BCA (BBCA) sebelum Keputusan di RUPST 12 Maret 2026
Ketiga, penetapan gaji atau honorarium dan tunjangan untuk tahun buku 2026 serta tantiem untuk tahun buku 2025 kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
Keempat, penunjukan Kantor Akuntan Publik Terdaftar (termasuk Akuntan Publik Terdaftar yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Terdaftar) untuk mengaudit/memeriksa buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.
Agenda kelima, yakni persetujuan atas rencana pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh perseroan (buyback). Perseroan sebelumnya telah mengumumkan rencana buyback dengan nilai maksimal Rp5 triliun. Selanjutnya, manajemen akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam RUPST besok.
Mata acara selanjutnya yakni perubahan anggaran dasar perseroan. Terakhir, penegasan berakhirnya masa jabatan, serta pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.




