Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyebut Manila Diggers seperti klub dari Afrika. Lantaran, sebagian besar pemainnya dari Afrika. Cara main mereka pun dikatakannya juga sangat mirip dengan klub-klub dari Afrika.
Dewa United akan menjamu Manila Digger dalam leg kedua perempat final AFC Challenge League di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (12/3) pukul 19:30 WIB. Di leg perdana, Dewa United kalah tipis 1-0.
"Dan mereka [Manila Digger] memiliki 9 pemain asing dari Gambia. Mereka buka seperti klub dari Filipina, cara bermain mereka lebih seperti klub-klub dari Afrika," kata Jan Olde Riekerink dalam konferensi pers di Indomilk Arena, Rabu (12/3).
Tetapi, hal ini jadi suatu keuntungan tersendiri bagi Dewa United. Sebab, Riekerink memiliki pengalaman melatih di Liga Afrika, jadi paham betul bagaimana karakteristik gaya bermain Manila Digger.
"Dan saya memiliki pengalaman melatih selama 2 tahun di Liga Afrika Selatan. Jadi, saya sedikit tahu bagaimana kekuatan mereka [Manila Diggers]. Jadi, kita harus beradaptasi dengan cara bermain yang berbeda untuk melawan mereka," tambahnya.
Sebelum tangani Dewa United, Jan Olde Riekerink tercatat pernah melatih klub asal Afrika Selatan, Cape Town City. Pelatih berpaspor Belanda itu melatih Cape Town City dari musim 2019 hingga 2021.




