Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan ketersediaan stok pangan di Jakarta menjelang Idul Fitri tetap terjaga. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berupaya menekan kenaikan harga komoditas agar tidak melampaui tingkat inflasi.
“Jadi kemarin kita rapat sidang paripurna yang saya pimpin secara langsung dengan Pak Wagub (Rano Karno). Kami menekankan untuk harga-harga di Jakarta kalau bisa tidak mengalami kenaikan yang melebihi inflasi,” jelas Pramono di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3).
Menurut Pramono, pengendalian harga pangan menjadi salah satu fokus menjelang hari raya. Pemprov DKI juga memastikan pasokan sejumlah komoditas tetap tersedia, termasuk daging.
“Dan untuk itu ada hal yang saya tegaskan terutama untuk daging. Kebetulan sebelum, atau pada saat puasa ini kan kita sudah memasukkan daging 2.000 lebih ekor,” kata Pramono.
Ia mengakui terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, salah satunya cabai keriting. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.
“Kemudian untuk cabai keriting memang terjadi kenaikan walaupun masih belum berlebihan lah. Dan untuk itu, semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat kami monitor dari waktu ke waktu,” ungkapnya.
Pemprov DKI terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok agar lonjakan harga tidak terjadi menjelang Lebaran.
“Sehingga dengan demikian saya mengharapkan Jakarta di dalam menyambut Idul Fitri ini kenaikannya tidak seperti yang dulu-dulu, karena memang kami kontrol satu per satu,” kata dia.





