JETE Perkuat Ekosistem Retail Menuju Pasar Global hingga IPO

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Industri ritel saat ini mengalami transformasi yang cukup signifikan. Digitalisasi, perubahan pola konsumsi masyarakat, serta dinamika persaingan membuat pendekatan ritel konvensional tidak lagi cukup untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis.

Bagi Jhonny Thio Doran, Founder dan CEO DORAN Group, masa depan ritel tidak lagi sekadar soal kuantitas gerai fisik, melainkan memperkuat ekosistem brand yang dapat menjangkau seluruh konsumen.

Menurut Jhonny, masa depan ritel akan ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam membangun ekosistem yang mengintegrasikan berbagai elemen bisnis. Hal ini mencakup produk, distribusi, teknologi, hingga komunitas yang terhubung dalam satu pengalaman yang saling mendukung.

“Retail tidak lagi hanya tentang membuka toko baru. Retail masa depan adalah tentang membangun ekosistem yang menghubungkan produk, distribusi, teknologi, dan komunitas dalam satu pengalaman yang terintegrasi,” ujarnya.

Dari Toko Ritel Menjadi Experience Center

DORAN Group yang berbasis di Surabaya kini telah berkembang menjadi salah satu ekosistem ritel teknologi konsumen di Indonesia. Perusahaan yang telah berdiri hampir dua dekade tersebut mengelola lebih dari 150 gerai ritel yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, didukung jaringan distribusi nasional serta kanal penjualan digital.

Meski demikian, Jhonny menilai ekspansi toko fisik bukan satu-satunya fokus dalam strategi bisnis perusahaan. Dalam pendekatan ritel modern, lanjutnya, toko tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai ruang interaksi antara brand dan konsumennya.

“Konsumen datang ke toko bukan hanya untuk membeli produk. Mereka datang untuk merasakan brand, mencoba teknologi, serta berinteraksi dengan komunitas yang memiliki minat yang sama,” jelasnya.

Pendekatan ini membuat toko ritel tidak lagi sekadar titik penjualan, melainkan experience center yang menghadirkan pengalaman langsung bagi konsumen terhadap produk dan teknologi yang ditawarkan.

Pengembangan Brand Teknologi Lokal lewat JETE

Sebagai bagian dari strategi tersebut, DORAN Group juga mengembangkan brand teknologi lokal, JETE. Brand yang didirikan pada 2014 ini menghadirkan berbagai kategori produk seperti wearable device, audio device, smart home, hingga berbagai aksesoris teknologi yang mendukung gaya hidup digital masyarakat.

Tidak hanya fokus pada pengembangan produk, perusahaan juga membangun keterlibatan konsumen melalui berbagai aktivitas komunitas dan event berskala besar.

Salah satunya adalah JETE RUN, event olahraga yang menghadirkan ribuan peserta setiap tahunnya. Melalui kegiatan tersebut, brand tidak hanya berinteraksi dengan konsumennya, tetapi juga membangun komunitas yang memiliki kesamaan minat.

“Brand yang kuat bukan hanya yang sering muncul di iklan, tetapi yang mampu hadir dalam kehidupan sehari-hari konsumennya,” kata Jhonny.

Jhonny berpandangan integrasi antara ritel offline, platform digital, jaringan distribusi, serta aktivitas komunitas menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Menurutnya, model bisnis berbasis ekosistem ini akan menjadi arah perkembangan industri ritel di masa depan. Perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada transaksi jangka pendek, tetapi pada penciptaan nilai jangka panjang melalui hubungan yang kuat dengan konsumennya.

“Dengan mengintegrasikan berbagai kanal bisnis, perusahaan dapat menghadirkan pengalaman yang lebih menyeluruh bagi konsumen sekaligus memperkuat loyalitas terhadap brand,” imbuhnya.

Optimisme Menjangkau Pasar Global

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Jhonny juga melihat peluang besar bagi brand lokal Indonesia untuk berkembang lebih jauh.

Dia menilai dengan jumlah populasi yang besar serta tingkat adopsi teknologi yang terus meningkat, pasar domestik dinilai memberikan peluang besar bagi brand lokal untuk bertumbuh dan memperluas jangkauan.

“Indonesia memiliki pasar yang luar biasa besar. Jika brand lokal mampu membangun ekosistem yang kuat dan berkelanjutan, kita tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga bersaing di level global,” ujarnya.

Seiring dengan pertumbuhan perusahaan, DORAN Group juga terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengembangan sistem digital, tata kelola perusahaan, serta penguatan brand JETE.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan skala bisnis perusahaan agar semakin profesional dan terstruktur.

Transformasi ini juga membuka peluang bagi perusahaan untuk berkembang ke tahap berikutnya, termasuk kemungkinan menuju skala perusahaan publik (IPO) di masa depan.

Bagi Jhonny, masa depan industri retail tidak lagi ditentukan oleh siapa yang memiliki jaringan toko terbesar, tetapi oleh siapa yang mampu membangun ekosistem paling relevan bagi konsumennya.

“Retail masa depan bukan hanya menjual produk. Retail masa depan adalah membangun hubungan jangka panjang antara brand, konsumen, dan komunitasnya,” terangnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapal Kargo Thailand Diserang di Selat Hormuz, 20 ABK Diselamatkan dan 3 Lainnya Masih Dicari
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Kementan Siapkan 5,9 Miliar Benih Tebu untuk Percepat Swasembada Gula
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menteri HAM Janji Pasang Badan Jika Pers Mengalami Intimidasi
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Jadi Garda Terdepan Sang Kakak, Aditya Zoni Minta dr Kamelia Tak Banyak Berkomentar Soal Kasus Ammar Zoni
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Pesan Menyentuh Hariyo Ardhito untuk Cindy Rizap Usai Dugaan Perselingkuhan Terbongkar
• 10 jam laluintipseleb.com
Berhasil disimpan.