Persija Banyak Sumbang Pemain ke Timnas, Bepe Singgung Pembinaan Usia Dini

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Persija Jakarta menjadi tim yang paling banyak menyumbang para pemainnya ke Timnas Indonesia. Bukan hanya di senior, tapi juga di berbagai kelompok usia.

Setidaknya, ada enam pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia senior untuk FIFA Matchday. Mereka adalah Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathur Rahman, Jordi Amat, Witan Sulaeman, dan Mauro Zijlstra.

Kemudian, lima pemain dipanggil ke Timnas U-29, yakni Ahmad Mujadid, Theodore Evan Leeming, Fabio Azkairawan, Ibrah Ohorella, dan Radityo Raharjo. Sementara, di Timnas U-17 ada Abdillah Ishak, Ridho, dan Peres Akwila Tjoe.

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, angkat suara soal fenomena ini. Ia menyinggung soal pentingnya tim untuk fokus ke pembinaan usia dini.

"Mungkin saya pertama kali masuk manajemen itu tahun 2020 ketika Covid. Dan waktu itu ketika itu juga saya bareng Pak Panca [Mohamad Prapanca). Dan sejak awal memang kita sudah stay di dalam gitu bahwa salah satu target besar kita adalah membangun sebuah akademi. Dan oleh karena itulah kenapa kemudian kita menciptakan program akademi Persija dengan sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan pemain-pemain muda yang berkualitas," kata Bepe, Selasa (10/3).

"Bekerja di pembinaan usia dini itu seperti bekerja dalam senyap. Tidak ada orang yang tahu, tidak ada orang yang peduli gitu. Tapi kemudian ketika bibitnya kelihatan, baru mereka tahu, 'Oh ini dari mana nih?' Nah kalau teman-teman ingat sekalian, tahun 2021 ketika liga kemudian dibuka kembali, kita banyak menggunakan pemain-pemain muda kita hasil dari akademi kita," lanjutnya.

Bepe juga memberi contoh beberapa nama pemain yang dibina Persija, yang kini bisa bersaing di Super League. Salah satunya adalah Dony Tri Pamungkas.

"Kalau kita ingat ada Ferrari, ada Dony Tri, kemudian ada Rio Fahmi ketika itu. Nah itulah pemain-pemain generasi awal kita yang membuat pondasi dari akademi kita itu cukup kuat. Dan sejak saat itulah sampai dengan sekarang setiap tahun selalu ada pemain akademi Persija yang naik ke tim utama," ujar Bepe.

"Nah yang paling berhasil, let's say, salah satu gambarannya adalah Dony Tri. Karena Dony Tri itu bener-bener dari akademi, kemudian masuk U-16, U-17, U-20 bahkan sekarang pertama kali dipanggil ke senior. Yang lainnya mungkin Rio Fahmi pernah, Ferrari pernah, tapi Dony Tri itu gambarannya yang saat ini masih dipercaya. Itu menjadi salah satu contoh. Nah itu yang selalu kita berikan tempat spesial. Jadi Persija ini boleh berganti pemain asingnya siapa saja, pemain seniornya boleh berganti siapa saja, tapi pemain akademi harus tetap memiliki peran utama di dalam tim utama," dirinya menambahkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Beberkan Syarat Akhiri Perang dengan AS-Israel, Apa Saja?
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
DPR Tak Ingin Terburu-buru Bahas Revisi UU Pemilu
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Tergoda Harum Rempah ”Pasa Pabukoan” di Kota Padang
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Jadwal Swiss Open: 9 Wakil Indonesia Berjuang di 16 Besar
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Tahan Harga Solar karena Harga Minyak Naik, Thailand Boncos 1 Miliar Baht/Hari
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.