TABLOIDBINTANG.COM - Ajang penghargaan film paling bergengsi di dunia, Academy Awards ke-98, tahun ini digelar dengan pengamanan ekstra ketat. Aparat keamanan Amerika Serikat meningkatkan kewaspadaan setelah muncul laporan potensi ancaman serangan drone yang diduga berkaitan dengan Iran.
Dilansir dari Variety pada 12 Maret 2026, pengamanan Oscar kali ini jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah lembaga keamanan seperti Federal Bureau of Investigation (FBI) dan Los Angeles Police Department (LAPD) kini memantau berbagai potensi ancaman yang mungkin terjadi di sekitar Dolby Theatre, lokasi utama penyelenggaraan Oscar di Hollywood.
Fokus pengamanan tahun ini tertuju pada kemungkinan penggunaan drone kecil atau UAV.
Aparat khawatir perangkat tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengintaian, bahkan membawa muatan berbahaya ke area kerumunan, termasuk kawasan karpet merah yang selalu dipadati selebritas dan penggemar.
Situasi ini juga dipengaruhi meningkatnya ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Iran.
Meski tidak ada rincian spesifik yang diumumkan ke publik, dokumen internal keamanan menyebut California, terutama acara besar seperti Oscar, bisa menjadi target aksi propaganda maupun gangguan keamanan.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, sejumlah langkah pengamanan telah disiapkan. Otoritas penerbangan AS menetapkan zona larangan terbang yang lebih luas di wilayah Hollywood selama acara berlangsung.
Selain itu, aparat juga menempatkan teknologi pelumpuh drone seperti sistem pengacak sinyal serta perangkat penangkap drone di sejumlah titik strategis.
Tak hanya itu, tim intelijen siber juga meningkatkan pemantauan aktivitas mencurigakan di forum-forum digital, termasuk di jaringan dark web, guna mendeteksi potensi koordinasi serangan.
Produser eksekutif Oscar tahun ini, Raj Kapoor, memastikan keamanan menjadi prioritas utama. Dalam konferensi pers pada Rabu (11/3), ia menegaskan pihak penyelenggara bekerja sama erat dengan aparat keamanan.
“Kami memiliki salah satu tim terbaik di industri ini, termasuk tim keamanan yang sangat solid. Setiap tahun kami memantau perkembangan situasi dunia dan bekerja sama dengan FBI serta LAPD,” ujar Kapoor.
Pihak Academy of Motion Picture Arts and Sciences juga memastikan acara tetap digelar sesuai jadwal.
Namun para tamu undangan, kru media, hingga penonton di sekitar lokasi diminta mematuhi protokol keamanan yang lebih ketat, termasuk pemeriksaan barang bawaan serta pemindaian identitas.
Sementara itu, juru bicara FBI menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada ancaman yang dianggap spesifik dan kredibel. Meski begitu, aparat tetap meningkatkan kesiagaan sebagai langkah antisipasi.



