Presiden Prabowo Siapkan Rp839 Miliar untuk Pagar dan Tanggul Gajah di Way Kambas

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp839 miliar untuk membangun pagar dan tanggul di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung, guna meredam konflik antara gajah dan manusia yang selama ini kerap terjadi di wilayah tersebut.

Pemerintah Bangun Pagar dan Tanggul di Way Kambas

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan pembangunan pagar dan tanggul merupakan arahan langsung Presiden untuk mencegah gajah keluar dari kawasan konservasi dan memasuki desa, permukiman warga, serta lahan pertanian.

Ia menyampaikan hal tersebut kepada wartawan setelah menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan melindungi satwa sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Konflik antara gajah dan manusia di wilayah tersebut telah berlangsung cukup lama dan kerap menimbulkan korban serta kerugian bagi masyarakat.

Raja Juli Antoni juga menceritakan kejadian konflik terbaru antara manusia dan gajah di kawasan tersebut.

"Terakhir, berapa bulan yang lalu salah seorang kepala desa terinjak gajah karena gajah berusaha masuk atau melintasi desa-desa, perumahan, maupun lahan pertanian, sampai salah seorang kepala desa meninggal,".

Anggaran Ditekan dari Rp2 Triliun Menjadi Rp839 Miliar

Ia menjelaskan sebelumnya Presiden pernah menyampaikan bahwa dana maksimal untuk proyek tersebut dapat mencapai Rp2 triliun.

Namun setelah dilakukan kajian teknis serta efisiensi anggaran, kebutuhan dana diperkirakan sekitar Rp839 miliar.

"Di London, ketika itu, Pak Presiden sudah menyampaikan bahwa maksimum Rp2 triliun akan diperuntukkan untuk pagar maupun tanggul di Way Kambas, sekaligus restorasi ekosistem. Tapi, kami berusaha mempelajari, dan kemudian melakukan efisiensi, ternyata kira-kira maksimum Rp839 miliar saja,".

Saat ini pemerintah sedang melakukan uji coba desain pagar dan tanggul yang akan dibangun di sekitar kawasan taman nasional.

Dalam proses perencanaan tersebut, pemerintah mempelajari pengalaman dari sejumlah negara seperti negara-negara di Afrika dan India dalam mengelola konflik antara satwa liar dan manusia.

Selain sebagai pembatas kawasan konservasi, infrastruktur pagar dan tanggul juga akan dikaitkan dengan program pemberdayaan masyarakat.

Di beberapa titik, area di sekitar pagar direncanakan dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi masyarakat, salah satunya budidaya madu lebah.

Program tersebut diharapkan mampu menjaga kelestarian alam dan satwa sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan taman nasional.

"Jadi, alam terjaga, satwa terjaga, namun juga baik sekali bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat itu sendiri,".


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UPP Selayar Matangkan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026, Lintas Instansi Siap Kawal Arus Mudik
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Mendekati Lebaran, Satgas PRR Tuntaskan 81 Persen Target Pembangunan Huntara di Sumatera-Aceh
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Pimpin Apel Operasi ketupat, Kapolri Instruksikan Jajaran Wujudkan Mudik Aman
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Mudik Lebaran 2026: Jasa Marga Sebut Seluruh Ruas Tol dalam Kondisi Prima
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Zodiak yang Paling Tepat Waktu
• 19 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.