Pemprov Jateng bersama Bulog siap intervensi harga kebutuhan pokok

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Kudus, Jawa Tengah (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan pihaknya bersama Perum Bulog siap melakukan intervensi harga kebutuhan pokok masyarakat apabila terjadi lonjakan menjelang Lebaran 2026.

"Pemerintah akan melakukan sejumlah langkah stabilisasi jika terjadi kenaikan harga, di antaranya melalui operasi pasar serta peran badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat jika terjadi lonjakan harga," ujarnya di sela mendampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Baru, Kabupaten Kudus, Jateng, Kamis.

Jika terjadi lonjakan harga, kata dia, akan dilakukan stabilisasi harga dengan operasi pasar, kemudian dengan BUMD keliling untuk melakukan intervensi, yang di dalamnya ada Perum Bulog.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniyati memastikan stok pangan yang dikuasai Bulog di wilayah Jateng dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan saat ini cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog di Jawa Tengah mencapai 515.722 ton setara beras.

Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga lima sampai enam bulan ke depan.

Selain itu, Bulog juga tengah menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari-Maret 2026 dengan total 101.000 ton beras bagi masyarakat di Jateng.

"Stok ini sangat cukup sekali sampai dengan lima sampai enam bulan ke depan. Saat ini, juga sedang memasuki masa panen raya sehingga serapan beras oleh Bulog akan terus bertambah," ujarnya.

Sri Muniyati menambahkan rata-rata penyerapan gabah dan beras oleh Bulog di Jateng saat ini mencapai 3.500 ton setara beras per hari, sehingga cadangan pangan dipastikan akan terus meningkat.

Selain beras, Bulog juga menguasai stok Minyakita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Saat ini, stok minyak goreng tersebut di wilayah Jateng mencapai 9,5 juta liter, baik untuk kebutuhan komersial maupun program bantuan pangan.

Dalam rangka pengendalian harga, Bulog juga kembali menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta menggelar berbagai kegiatan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, dan Polri.

Melalui langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Sri Muniyati juga mengimbau masyarakat tidak panik terhadap ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya karena stok yang dikuasai Bulog memadai.

"Stok yang dikuasai Bulog sangat kuat, baik beras maupun minyak goreng. Insya Allah harganya juga stabil. Kami juga menyediakan beras SPHP dan Minyakita melalui jaringan mitra di pasar maupun di luar pasar," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan harga bahan pokok yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), agar Bulog dapat segera melakukan langkah penanganan untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Baca juga: Pemprov Jateng gencarkan gerakan pangan murah jelang Lebaran

Baca juga: Pemprov Jateng dukung penyerapan gabah dan beras oleh Bulog

Baca juga: Bulog: Satu juta liter MinyaKita masuk Jateng menjelang Ramadhan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Denise Richards Ditawari Rp17 Miliar untuk Gabung Platform Konten Dewasa
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Penampakan Armada "Pembawa Petaka" AS Tiba di Inggris, Menuju Iran?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Minyak Naik Hampir 5 Persen Usai Serangan Kapal di Selat Hormuz
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Masuk Klaster Dana Pendidikan, Anggaran MBG Disebut Tak Bisa Diutak-atik
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Jawa Barat, Cek Daftar Lengkap 27 Kabupaten dan Kota Sebelum Bayar
• 14 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.