Pantau - Presiden Prabowo Subianto memanggil mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan yang kini menjabat Komisaris PT Pertamina (Persero), Hasan Nasbi, ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis sore untuk menghadiri agenda pertemuan bersama Presiden.
Hasan Nasbi Hadiri Undangan Mendadak dari Protokol IstanaHasan Nasbi tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.00 WIB.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
Undangan menghadiri agenda bersama Presiden diterimanya pada hari yang sama melalui pesan dari pihak protokol.
"Tadi 13.30 WIB di-WA (WhatsApp) oleh Protokol. Ada agenda bersama Presiden katanya. Tapi saya belum tahu agendanya. Terus terang benar-benar belum tahu," kata Hasan saat menjawab pertanyaan wartawan.
Ia juga menyampaikan belum mendapat penjelasan mengenai kapasitas kehadirannya dalam pertemuan tersebut maupun topik yang akan dibicarakan.
Pertemuan Sebelumnya Bahas Kondisi GlobalSebelumnya Hasan Nasbi juga pernah menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, pada Senin malam.
Dalam pertemuan tersebut ia mengatakan hanya mengikuti jalannya rapat dan mendengarkan pembahasan yang disampaikan para menteri.
Ia menjelaskan rapat sebelumnya membahas berbagai kondisi terkini termasuk situasi global seperti konflik di luar negeri serta langkah yang perlu disiapkan Indonesia agar tidak terjebak dalam krisis.
"Topik-topik kondisi terkini saja. Kan kita ada, lagi di luar lagi ada perang, terus bagaimana Indonesia menyikapinya supaya kita tidak terjebak ke dalam krisis, bagaimana solusinya, macam-macam lah. Tapi kan yang bicara menteri-menteri ya. Saya dengarkan saja. Saya kan tidak ikut ngomong, saya dengarkan saja," ujarnya.
Ia menuturkan rapat tersebut berlangsung sekitar tiga jam dan diselingi kegiatan berbuka puasa.
Mengenai kemungkinan adanya penugasan baru atau isu perombakan kabinet, Hasan menyatakan belum menerima informasi maupun pembicaraan apa pun terkait hal tersebut.
"Belum bisa komentar. Kita orang belum ada ini, belum ada pembicaraan soal itu. Sabar ya. Nanti lagi ya. Terima kasih," katanya.
Selain Hasan Nasbi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia juga terlihat tiba di Istana Kepresidenan pada waktu yang sama.



