jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin apel pasukan Operasi Ketupat 2026.
Apel pasukan digelar untuk kelancaran arus mudik dan arus balik 2025 di pelataran Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Pusat, Kamis (12/3).
BACA JUGA: Operasi Ketupat 2026, Polri dan Media Bersinergi Kawal Arus Mudik
Turut hadir dalam apel pasukan Operasi ketupat 2026 yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala BMKG Faisal Fatani, dan Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.
Adapun pejabat Mabes Polri yang hadir di antaranya Kabaharkam Irjen Karyoto, Aslogistik Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, Kadivhubinter Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana, kadivsdm Irjen Pol. Anwar, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, hingga Dankorbrimob Komjen Pol. Ramdani Hidayat.
BACA JUGA: Ricky Sitohang Apresiasi Polri Terkait Perlindungan pada Korban Cyberbullying di Kasus EviâZendhy vs Bibi Kelinci
Jenderal Sigit menyampaikan apel hari ini dilakukan untuk menyambut arus mudik 2026.
Sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan ke seluruh penjuru tanah air. Mereka akan bertugas menjaga keamanan dan ketertiban selama 13 hari ke depan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
BACA JUGA: Polri: Sinergi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
"Untuk kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan kegiatan operasi terpusat di mana kita bagi menjadi dua kegiatan yang dimulai hari ini untuk 13 hari ke depan," kata Jenderal Sigit.
Pengamanan tidak hanya fokus pada terorisme atau gangguan kamtibmas, tetapi juga objek-objek vital. Sebanyak 185.607 objek seperti masjid, lokasi salat Id, hingga bandara masuk dalam daftar pengamanan ketat.
Pemerintah juga menyiagakan 2.746 pos yang tersebar di titik-titik rawan. Terdiri dari pos pengamanan, pelayanan, hingga pos terpadu guna melayani masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.
"Sinergisitas lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat tahun ini. Seluruh personel diminta menjaga profesionalisme demi memberikan rasa aman bagi pemudik," lanjutnya.
Dia berharap dengan kesiapan maksimal, perayaan Idulfiitri 1447 H dapat berjalan lancar.
Sementara itu, Panglima TNI Agus Subiyanto mengatakan apel tersebut sebagai bentuk kesiapan bersama dalam rangka mengamankan perayaan Idulfitri serta arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026.
"Kehadiran TNI-Polri serta kementerian dan instansi terkait dalam operasi ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada negara untuk melayani dan melindungi masyarakat," kata Jendetal TNI Agus.
Dia mengatakan TNI dan Polri harus senantiasa hadir untuk rakyat, memberikan rasa aman, menjamin kelancaran perjalanan, serta memastikan keselamatan para pemudik dari berbagai potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas.
"Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawab, menjaga profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.(mcr8/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Polri Bersama Jurnalis Berikan Santunan untuk 100 Yatim Piatu
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Kenny Kurnia Putra




