Pendapatan Tumbuh, tapi Laba Prodia (PRDA) Susut 23,46% di 2025

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) sepanjang 2025 berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan, namun laba bersih perusahaan justru mengalami penurunan.

Sepanjang tahun lalu, PRDA membukukan pendapatan sebesar Rp2,28 triliun, meningkat 1,31% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kontribusi kuat dari segmen pemeriksaan rutin yang masih menjadi tulang punggung bisnis, serta meningkatnya permintaan terhadap layanan esoterik yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Pendapatan sebesar Rp2,28 triliun pada tahun buku 2025 mencerminkan efektivitas strategi kami dalam mengakselerasi inovasi, memperkuat ekosistem digital, serta mengoptimalkan jaringan layanan," kata Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty.

Di sisi lain, laba bersih perusahaan tercatat turun 23,46%, dari Rp270 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp207 miliar pada 2025. Tekanan terhadap profitabilitas antara lain berasal dari kenaikan biaya operasional.

Beban pokok penjualan (COGS) tercatat mencapai Rp949 miliar, meningkat 5,42%. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya volume pemeriksaan serta ekspansi layanan di berbagai wilayah.

Selain itu, peningkatan biaya juga dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan medis dan reagen, serta investasi perusahaan dalam peningkatan kualitas layanan dan teknologi diagnostik. Dampaknya, laba kotor perusahaan turun tipis 1,43% menjadi Rp1,33 triliun.

Dari sisi neraca, kondisi keuangan perusahaan masih relatif solid. Hingga akhir 2025, total aset PRDA tercatat Rp2,70 triliun, dengan total liabilitas sebesar Rp302 miliar dan ekuitas mencapai Rp2,39 triliun. Sementara itu, aktivitas investasi perusahaan tercatat menghasilkan kas sebesar Rp55 miliar.

Baca Juga: SKBM Balik Untung, Laba Tembus Rp55 Miliar

Sepanjang 2025, perusahaan juga merealisasikan belanja modal (capex) lebih dari Rp165 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk pengembangan infrastruktur, modernisasi peralatan laboratorium, serta penguatan layanan digital.

Dari sisi operasional, Prodia mencatat sejumlah pencapaian penting. Sepanjang tahun lalu, perusahaan berhasil menarik lebih dari 888 ribu pelanggan baru, dengan total lebih dari 20 juta tes laboratorium yang dilakukan.

Performa kanal digital melalui aplikasi U by Prodia juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah unduhan aplikasi ini mencapai lebih dari 2,9 juta atau tumbuh 70% YoY. Selain itu, total nilai transaksi meningkat 37%, sementara rata-rata Monthly Active User (MAU) mencapai 94%.

Di sisi layanan, jumlah kunjungan ke fasilitas Prodia juga cukup tinggi, yakni lebih dari 2,79 juta kunjungan sepanjang tahun.

Ekspansi jaringan tetap menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Selama 2025, Prodia menambah 1 Laboratorium Medis, 2 Genomic Site, serta 71 Point of Care (POC). Dengan tambahan tersebut, hingga akhir 2025 perusahaan telah memiliki 402 outlet yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Tak hanya di dalam negeri, Prodia juga memperluas jangkauan kemitraan internasional ke Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste

Baca Juga: Laba Emiten Happy Hapsoro (BUVA) Terbang 1.073% Sepanjang 2025.

“Memasuki tahun 2026, kami akan fokus meningkatkan kualitas pendapatan melalui bauran tes bernilai tinggi seperti tes-tes esoterik dan layanan diagnostik klinis yang semakin komprehensif," ujar Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi.

*Di sisi operasional, kami juga akan mengoptimalkan utilisasi jaringan dan klinik untuk mendorong pertumbuhan volume sekaligus menjaga kualitas layanan dan keberlanjutan margin. Ekspansi jaringan dilakukan secara selektif dan terukur guna mempertahankan momentum pertumbuhan serta memperkuat posisi keuangan jangka panjang,” tambahnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duduk Perkara Lengkap Kasus Kuota Haji Eks Menag Yaqut: Kongkalikong Cari Untung
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Calon Suami Barbie Kumalasari Hilang Paska Perang Timur Tengah, Sahabat Minta Kepastian Sudah Urus Acara Pernikahan
• 6 jam lalucumicumi.com
thumb
Resep Martabak Telur Ayam Kecap ala Chef Devina Hermawan
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Uang Korupsi Kuota Haji Disisihkan untuk Kebutuhan Yaqut dan Pengondisian Pansus DPR
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Korps Garda Revolusi Islam Iran Klaim Berhasil Bikin Kapal Induk USS Abraham Lincoln Rusak Parah
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.