Ketika Pejabat Jakarta Menjelma Jadi Model untuk Angkat Pamor Busana Tanah Abang

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta Hijab Fest menampilkan busana asli usaha mikro, kecil, dan menengah Pasar Tanah Abang, yang diperagakan langsung oleh pejabat Pemerintah Provinsi Jakarta. Festival ini menjadi panggung promosi hijab dan busana lokal menjelang Lebaran.

Kamis (12/3/2026) sore, Blok B Pasar Tanah Abang dipenuhi deretan hijab warna-warni dan busana muslim yang tak hanya dipajang di etalase, tetapi juga ditampilkan di atas panggung dalam acara Jakarta Hijab Fest.

Pesona utama di landas peraga (catwalk) kali ini bukan model profesional, melainkan jajaran pejabat Pemprov Jakarta. Mulai dari para wali kota, asisten perekonomian dan keuangan sekda, kepala dan wakil dinas, anggota DPRD, staf khusus gubernur, hingga pimpinan BUMD ikut melenggang memperagakan busana.

Baca JugaMudik ke Jakarta ”Aje”, Banyak Diskonan Gede dan Tontonan Kece

Antusiasme warga pun terasa. Pedagang keluar sejenak dari lapaknya, sementara ratusan pengunjung merapat ke pembatas runway sambil mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen ketika rombongan pejabat berjalan menuju panggung.

Peragaan dibuka oleh Wali Kota Jakarta Pusat Arifin bersama sang istri. Arifin tampil elegan dengan busana muslim coklat muda, dipadu kemeja putih dan syal bermotif etnik. Sementara istrinya anggun dalam busana batik coklat-krem yang dipadukan hijab kuning keemasan. Mereka turun dari eskalator menuju panggung.

Tak lama berselang, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menyusul bersama istrinya. Ia mengenakan busana muslim hitam lengkap dengan peci, sedangkan sang istri tampil anggun dengan abaya hitam berhias bordir emas dan hijab krem lembut.

Giliran Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar tampil dengan kemeja hijau sage dipadukan celana dan peci hitam serta selendang bermotif di leher. Di sampingnya, sang istri memancarkan keanggunan lewat gaun panjang berhias sulaman dan payet berkilau, dipadukan hijab peach pastel.

Pasangan ini menampilkan interaksi manis di atas panggung, saling menyalami dan mencium tangan, sebelum sang istri berputar anggun sambil tetap menggenggam tangan Anwar. Tepuk tangan dan sorakan penonton langsung menggema memenuhi ruangan.

Baca JugaTanah Abang yang Kian Meriah Jelang Lebaran

Selanjutnya, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin tampil bersahaja dengan busana muslim abu-abu kehijauan, lengkap dengan peci putih khas haji dan selendang hijau di bahu. Sang istri mendampinginya dengan gaun panjang abu-abu perak bermotif elegan yang memberi kesan mewah namun tetap sederhana.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Ina Mutmainah melenggang anggun sendiri, mengenakan gamis hitam yang dipadukan dengan hijab krem. Tak ketinggalan, Wakil Bupati Kepulauan Seribu Aceng Zaeni bersama sang istri juga memeriahkan peragaan dengan busana bernuansa hitam-putih.

Perlu digelar rutin

Salah seorang pengunjung, Nabilah (32), mengaku tertarik dengan busana yang dikenakan para pejabat, terutama pakaian Wali Kota Jakarta Barat Ina Mutmainah.

”Saya senang acaranya ramai. Banyak orang penasaran dengan baju-bajunya. Tapi, sayangnya tidak diinformasikan dari toko mana busana itu dibeli saat peragaan,” ujarnya.

Ia berharap acara seperti ini lebih sering diadakan sehingga UMKM lokal bisa lebih dikenal dan pengunjung memiliki kesempatan langsung untuk membeli produk mereka.

Sekarang banyak pedagang pasar yang mulai berjualan online, tapi tidak semua bisa dan melek media sosial. Semoga pasar semakin bergairah.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Sarah (27), menilai kondisi pasar saat ini kurang bergairah dibandingkan dulu. Ia menekankan perlunya kegiatan, promosi, dan revitalisasi pasar agar daya tariknya kembali meningkat.

”Sekarang pasar-pasar di Jakarta kalah pamor. Banyak orang cuma datang memburu barang menjelang hari besar, tidak seperti dulu yang ramai sepanjang tahun,” ujarnya.

Untuk itu, Sarah menilai, acara-acara besar di pasar harus digelar secara rutin, tidak hanya di Tanah Abang, tetapi juga di pasar lainnya. Menurut dia, banyak orang memang lebih suka belanja online, padahal produk di pasar juga tak kalah menarik.

”Sekarang banyak pedagang pasar yang mulai berjualan online, tapi tidak semua bisa dan melek media sosial. Semoga pasar semakin bergairah,” ujarnya.

Baca JugaTanah Abang Berganti Rupa hingga Membangun Citra

Ia juga menekankan, agar pasar tetap ramai, fasilitas dan tata kelola harus diperhatikan, seperti lapak nyaman, parkir memadai, dan integrasi yang baik. Dengan begitu, pasar bisa menjadi destinasi belanja sekaligus wisata, baik untuk pengunjung lokal maupun mancanegara.

Jadi agenda tahunan

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, Jakarta Hijab Fest sengaja digelar di Tanah Abang untuk mendorong pergerakan ekonomi UMKM, khususnya pedagang busana muslim di kawasan tersebut.

”Kenapa ini diadakan di Tanah Abang? Ini semata-mata untuk menghidupkan dan mendorong UMKM yang ada di Tanah Abang dan tentunya di seluruh Jakarta,” ujar Pramono, Kamis (12/3/2026) sore.

Baca JugaJakarta dalam Indeks Kota Global

Ia menambahkan, seluruh busana yang dikenakan pejabat dalam peragaan adalah hasil belanja langsung dari Tanah Abang.

”Acara ini unik karena semua model yang tampil adalah pejabat Jakarta dan semua busana dibeli di Tanah Abang. Tujuannya jelas, untuk menghidupkan UMKM Jakarta,” katanya.

Pramono mengaku terkejut sekaligus senang karena para pejabat menyiapkan penampilan mereka dengan sangat serius. Beberapa tampil dengan gaya yang tak terduga, termasuk riasan wajah yang dipersiapkan khusus.

”Baik pejabat perempuan maupun laki-laki banyak yang memakai pakaian di luar dugaan saya. Bahkan, make-up-nya dipersiapkan serius oleh ibu-ibu pejabat di Balai Kota,” ujarnya.

Baca JugaJakarta Hadirkan Semangat Imlek di Bundaran HI

Pramono juga menyinggung tren busana muslim terbaru yang ia ketahui dari pedagang Tanah Abang, salah satunya gamis Bini Orang, serta warna-warna yang sedang populer, seperti butter yellow.

Ia berharap Jakarta Hijab Festival bisa menjadi agenda tahunan Pemprov Jakarta untuk mempromosikan produk UMKM lokal. Pramono pun secara resmi membuka acara sekaligus memastikan festival ini akan kembali digelar tahun depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Prediksi Lonjakan Kendaraan ke Puncak Terjadi H+2 Lebaran
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Pengemudi Mobil Avanza Berpelat Kedubes Rusia yang Ditilang adalah Warga Sipil
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Laba Bank Jago (ARTO) Melonjak 115% jadi Rp 276 Miliar di 2025, Apa Penopangnya?
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Putri KW Bangkit dari Ketertinggalan, Singkirkan Wakil Malaysia dan Melaju ke Perempat Final Swiss Open 2026
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.