Jalan Nasional Alas Roban Rawan Bencana, Pemudik Diimbau Berhati-Hati

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BATANG — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY memperingatkan para pemudik untuk mewaspadai adanya cuaca ekstrem di jalur lintas Batang-Kendal. Wilayah sekitar Alas Roban, tepatnya di KM 73 hingga KM 74 teridentifikasi rawan bencana hujan disertai angin kencang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 BBPJN Jateng-DIY Ditjen Bina Marga Kementerian PU Ridwan Umbara mengungkapkan bahwa kawasan tersebut baru saja dihantam badai pada Rabu (4/3/2026). Insiden tersebut mengakibatkan 24 tiang listrik roboh dan 20 pohon jati milik Perhutani tumbang hingga menutupi akses jalan nasional.

"Lokasi ini pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2026 kemarin pukul 16.30 WIB terjadi angin kencang, badai angin kencang yang mengakibatkan sebanyak 24 titik tiang listrik tumbang," ujar Ridwan saat ditemui di lokasi, dikutip Jumat (13/3/2026).

Sebagai langkah penanganan, BBPJN mengerahkan alat berat berupa wheel loader, dump truck, hingga exca-loader untuk membersihkan material yang menutup aspal sepanjang 1 kilometer.

Ridwan menjelaskan bahwa pembersihan harus dilakukan dengan cepat untuk menghindari potensi badai susulan yang diprediksi terjadi. 

"Kendalanya pada saat itu kan prediksi BMKG kejadian untuk angin kencang tersebut terjadi di Rabu dan Kamis sore hari. Jadi pada saat kita harus sesegera mungkin sebelum sore hari itu kami sudah clear," tuturnya.

Baca Juga

  • ASDP Hapus Tiket Eksekutif Mudik Lebaran, Tarif Merak-Bakauheni Lebih Murah!
  • Kemenhub Prediksi 10,66 Juta Warga Jabodetabek Mudik ke Jawa Tengah saat Lebaran
  • 10 Jalan Tol Baru Siap Beroperasi saat Mudik Lebaran, Ini Daftarnya

Ridwan mengatakan, berdasarkan data terbaru dari BMKG, intensitas hujan diperkirakan masih akan tetap tinggi di kawasan tersebut selama periode mudik Lebaran 2026. Meskipun potensi badai angin diproyeksi menurun, alat berat dan personel di titik-titik rawan tetap disiagakan.

Pemerintah juga telah memasang rambu-rambu peringatan pohon tumbang di sepanjang jalur Alas Roban untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara. Koordinasi dengan Perhutani diperketat guna mengantisipasi pohon-pohon besar yang berisiko roboh saat hujan lebat berlangsung.

"Rambu-rambu juga sudah kita pasang di beberapa titik peringatan bahwa di lokasi ini rawan pohon tumbang," tandasnya.

Pada saat yang sama, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang telah memberikan peringatan dini curah hujan tinggi (PDCHT) yang bakal terjadi di sejumlah wilayah saat periode arus mudik berlangsung.

Mengutip informasi yang dibagikan dalam akun Instagram resminya, curah hujan tinggi diproyeksi terjadi pada 11-20 Maret 2026. Beberapa wilayah seperti Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan masuk level waspada peringatan dini curah hujan tinggi.

"Saat ini, sekitar 78,5% wilayah Indonesia masih memasuki musim hujan. Bagi masyarakat yang wilayahnya sudah memasuki musim hujan agar selalu menjaga kesehatan, waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir, dan longsor," tulis BMKG.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Batas Usia Pendaftaran Bintara Polri 2026 Lulusan SMA Diubah Jadi Maksimal 22 Tahun
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Netflix akan Merilis Sekuel untuk Film Kpop Demon Hunters
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari ini Turun Semua!
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bahas Konflik Timur Tengah, Ini Poin yang Jadi Sorotan JK dan Eks Dubes
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Upaya PLN EPI Bangun Kinerja Berkelanjutan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.