Ketupat Sisa Lebaran Jangan Dibuang, Ini 4 Cara Menyimpan dan Menghangatkannya ala Koki

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Momen perayaan Lebaran rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran hidangan ketupat di meja makan. Tapi, tak jarang kita membuat porsi yang terlalu banyak sehingga ketupat Lebaran masih tersisa. Jangan buru-buru dibuang!

Sebelum membahas cara menyimpan ketupat agar tidak basi, tahukah kamu kalau sajian ini memiliki sejarah dan filosofi yang mendalam di Nusantara?

Makanan berbahan dasar beras ini sudah akrab di lidah masyarakat Jawa semenjak abad ke-15. Sosok yang pertama kali mengenalkannya secara luas adalah Sunan Kalijaga, salah satu ulama tersohor dari Wali Songo.

Diwartakan Grid.ID sebelumnya, selama masa dakwahnya di wilayah Kesultanan Demak, sang sunan memprakarsai dua perayaan besar pasca-Ramadan. Kedua momen tersebut dikenal dengan sebutan bakdo lebaran (Idul Fitri) dan bakdo kupat.

Biasanya, bakdo kupat ini dirayakan tepat satu minggu setelah perayaan Idul Fitri. Sejatinya, hidangan ketupat berakar dari tradisi kuno masyarakat setempat yang sudah ada sebelumnya. Namun, Sunan Kalijaga mengadaptasinya dan menjadikannya sebagai simbol tradisi keislaman khas Jawa.

Makna "Kupat" sendiri sangat indah, yakni singkatan dari Ngaku Lepat (mengakui kesalahan) dan Laku Papat (empat tindakan mulia: Lebaran, Luberan, Leburan, Laburan).

Lantas, bagaimana kalau kita punya stok ketupat berlebih setelah Lebaran? Koki selebriti Yuda Bustara membagikan trik jitu untuk menyimpan sekaligus menghangatkan sisa ketupat biar teksturnya tetap empuk dan anti-basi.

1. Masukkan ke Dalam Kulkas

Kalau ingin disantap keesokan harinya, bisa menaruh sisa ketupat di dalam wadah yang tertutup rapat. Gunakan kotak bekal makanan atau kantong plastik kedap udara, lalu simpan di dalam kulkas semalaman. Langkah ini ampuh menjaga ketupat agar tidak cepat basi.

2. Awetkan di dalam Freezer

Apabila ingin menyimpannya untuk waktu yang jauh lebih lama, Chef Yuda menyarankan untuk membekukannya di dalam freezer. Nah, agar proses penghangatannya nanti lebih mudah, potong-potong terlebih dahulu ketupat menjadi ukuran yang lebih kecil.

 

"Lebih awet dan tinggal kukus lagi kapan saja mau dimakan," kata Yuda, dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

3. Kukus Ulang Supaya Kembali Kenyal

Untuk mengembalikan kelezatannya, cara menghangatkan ketupat Lebaran yang paling tepat adalah dengan mengukusnya kembali.

"Kukus ketupat sekitar 15-20 menit, biarkan panas pelan-pelan. Teksturnya nanti tetap kenyal dan enggak kering," sarannya.

4. Panaskan Menggunakan Microwave

Menghangatkan ketupat menggunakan microwave bisa jadi jalan pintas paling praktis. Namun, ada trik khusus agar ketupat tidak menjadi alot.

"Ketupatnya dibungkus dulu pakai tisu basah atau daun pisang biar enggak kering," tutur Yuda.

Cukup hangatkan selama kurang lebih 1-2 menit. Jika dirasa tekstur ketupat masih keras, bisa menambah waktu pemanasan di microwave sekitar 30 hingga 60 detik lagi. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keberuntungan Pisces di Bulan Kelahirannya
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Google Klaim "Agentic AI" Jadi Babak Baru untuk Industri Iklan
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Bukan Negara Lemah, Iran Pernah Terlibat Perang Selama 700 Tahun
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ketua DPR: RUU Hak Cipta Jawab Tantangan Era Digital
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PSSI Beri Sinyal, Striker Eropa Berdarah Depok Ini Dikabarkan Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.