PSSI bersama Kelme telah merilis jersey anyar Timnas Indonesia yang akan debut dipakai pada FIFA Series 2026. Launching resmi telah digelar di Jakarta pada Kamis (12/3).
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menceritakan inspirasi di balik jersey baru ini. Ia mengambil ide dari jersey terdahulu dan budaya Indonesia.
"Home itu, terinspirasi dari bagaimana jersey tahun 1999. Bagaimana itu adalah merah putih yang kita kedepankan sebagai pioneer year kita bergerak ke kancah internasional waktu itu. Makanya ada splash merah putihnya di home," terangnya kepada awak media.
"Kemudian di away-nya itu, dengan tenunan batiknya itu, harapannya adalah bisa mencerminkan kepada khalayak ramai di luar sana, global people, ketika kita bertandang, bahwa ini adalah versi modern dan juga ada sisi tradisionalnya yang dibawa dari Indonesia," tambahnya.
Ketum PSSI, Erick Thohir, pada kesempatan yang sama mengaku antusias dengan jersey baru Timnas Indonesia. Menurutnya, ini akan menambah semangat pemain di FIFA Series.
"Ya. Tanggal 27 dan 30 [Maret]. Ya, pelatih baru, jersey baru, semangat baru. Tinggal hokinya baru atau enggak, nanti kita lihat. Ya tapi saya menggelitik tadi (tanya) kenapa pakai batik? Ya karena batik memang punya kita, gitu loh. Enggak boleh diklaim sama bangsa lain. Itu yang saya rasa apresiasi, bahwa kita menonjolkan batik ini ya memang punya Indonesia, gitu," jelasnya.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, juga mengutarakan pendapatnya tentang jersey ini. Ia meyakini para pemain akan menyukainya.
"Ya, saya rasa para pemain akan merasakan level yang berbeda dan sesuatu yang mampu menyesuaikan dengan iklim di sini. Ini benar-benar dirancang untuk sesuai dengan apa yang harus kita mainkan di AFC. Jadi, dari perspektif performa, para pemain akan menyukainya," jelas pelatih asal Inggris itu.





