Harga minyak mentah ditutup naik sekitar 9 persen pada Kamis (12/3), pada level tertinggi dalam hampir empat tahun. Ini imbas Iran meningkatkan serangan terhadap fasilitas minyak dan transportasi di seluruh Timur Tengah, dan pemimpin tertinggi negara itu bersumpah untuk menjaga Selat Hormuz tetap tertutup.
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup pada USD 100,46 per barel, naik USD 8,48, atau 9,2 persen. Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada USD 95,70, naik USD 8,48 atau 9,7 persen. Kedua kontrak tersebut ditutup pada level tertinggi sejak Agustus 2022.
Batu BaraHarga batu bara ICE Newcastle juga menguat pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Maret 2026 naik 1,43 persen dan berada di harga USD 135,00 per ton.
CPOAdapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia melonjak pada Kamis Berdasarkan situs tradingeconomics, harga CPO naik sekitar 1,5 persen menjadi sekitar MYR 4.600 per ton.
NikelHarga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) sedikit naik 0,28 persen menjadi USD 17.742 per ton.
TimahSementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exhange (LME) turun tipis 0,52 persen dan menetap di USD 49.388 per ton.




