Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu informasi penting dalam memahami komposisi investor dalam perusahaan terbuka. Informasi ini menunjukkan pihak-pihak yang memiliki porsi kepemilikan signifikan serta potensi pengaruhnya terhadap arah kebijakan perusahaan. Dengan mengetahui struktur kepemilikan saham, investor dapat melihat peran pemegang saham pengendali, investor institusional, maupun investor global dalam suatu emiten.
Di Indonesia, perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) diwajibkan menyampaikan laporan kepemilikan saham secara berkala. Data tersebut kemudian dicatat oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang bertugas sebagai lembaga penyimpanan dan administrasi efek nasional. Melalui sistem ini, publik dapat mengetahui komposisi pemegang saham yang memiliki kepemilikan signifikan, termasuk pemegang saham dengan porsi di atas 1%.
Salah satu perusahaan yang memiliki struktur kepemilikan saham yang menarik untuk dicermati adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk dengan kode saham PGAS.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi di Indonesia. PGAS memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional, khususnya dalam penyediaan jaringan pipa gas bumi dan distribusi gas kepada sektor industri, komersial, dan rumah tangga. Perusahaan ini mengelola jaringan pipa gas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Sebagai bagian dari holding energi nasional, PGAS juga terlibat dalam pengembangan berbagai proyek energi yang berkaitan dengan gas bumi. Hal ini mencakup pengembangan jaringan gas, fasilitas penyimpanan gas, serta proyek energi yang mendukung transisi energi yang lebih bersih.
Bursa Efek Indonesia mewajibkan setiap perusahaan tercatat untuk melaporkan perubahan kepemilikan saham kepada publik secara berkala. Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menjaga transparansi pasar modal serta memberikan informasi yang jelas kepada investor mengenai komposisi pemegang saham suatu perusahaan.
Data kepemilikan saham dicatat melalui sistem yang dikelola oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Lembaga ini bertugas menyimpan efek secara kolektif sekaligus mengadministrasikan data kepemilikan saham perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia.
Melalui sistem tersebut, investor dapat mengetahui daftar pemegang saham yang memiliki porsi kepemilikan tertentu, termasuk pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%. Informasi ini biasanya dipublikasikan melalui laporan kepemilikan saham yang dirilis oleh perusahaan maupun lembaga kustodian.
Dengan adanya data tersebut, investor dapat memahami struktur kepemilikan suatu perusahaan serta mengidentifikasi pihak yang memiliki pengaruh signifikan dalam pengambilan keputusan perusahaan.
Struktur Kepemilikan Saham PGAS di Atas 1%Berdasarkan data kepemilikan saham per 27 Februari 2026, berikut daftar pemegang saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan kepemilikan di atas 1%.
Berikut adalah profil pemegang Saham PGAS secara lengkap:
- PT Pertamina (Persero) merupakan perusahaan energi milik negara yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi. Pertamina memiliki peran strategis dalam pengelolaan energi nasional, mulai dari kegiatan hulu hingga hilir migas. Dalam struktur kepemilikan PGAS, Pertamina menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan mayoritas.
- PT Danantara (Kementerian Program) merupakan entitas yang terkait dengan pengelolaan investasi pemerintah di berbagai sektor strategis. Perusahaan ini berfungsi sebagai perwakilan kepentingan negara dalam berbagai investasi strategis yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi nasional.
- PT Danin Sekuritas Tbk merupakan perusahaan sekuritas yang bergerak di bidang perantara perdagangan efek serta layanan investasi di pasar modal. Perusahaan ini menyediakan berbagai layanan seperti transaksi saham, manajemen portofolio, serta layanan investasi bagi investor institusional maupun individu.
- BNP Paribas merupakan lembaga keuangan global yang berbasis di Prancis dan memiliki jaringan operasional di berbagai negara. Dalam pasar modal Indonesia, BNP Paribas sering berperan sebagai kustodian atau perantara investasi bagi investor institusional internasional.
- Petroliam Nasional Berhad (Petronas) adalah perusahaan energi milik negara Malaysia yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi. Petronas memiliki aktivitas bisnis global yang mencakup eksplorasi, produksi, serta distribusi energi di berbagai negara.




