Mengawali rangkaian kunjungan kerja di Sumatra Barat, Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di kawasan Cagar Budaya Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang, Padang Pariaman.
Selain menjadi tempat ziarah, kawasan ini juga berfungsi sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan memahami sejarah serta asal-usul perkembangan agama Islam di Sumatra Barat.
Fadli menyampaikan duka mendalam atas bencana alam yang terjadi di Padang Pariaman. Ia juga mengajak masyarakat untuk saling menguatkan dan bangkit bersama melalui semangat gotong royong.
"Turut berduka atas masyarakat yang terdampak. Saya baru berkunjung ke Sumatra Utara untuk juga menyalurkan bantuan. Ke depan kita harus semakin waspada menghadapi perubahan iklim yang tidak menentu serta menghadapi musibah ini dengan semangat gotong royong," ungkap Fadli, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Fadli Juga menegaskan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) memiliki tugas untuk melindungi warisan budaya, baik yang bersifat benda maupun tak benda. Situs Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai historis penting bagi masyarakat Minangkabau.
Menurutnya, menjaga kawasan ziarah ini merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya dalam merawat fisik situs, tetapi juga dalam melestarikan nilai-nilai sejarah yang melekat di dalamnya.
Secara simbolis, Fadli menyerahkan bantuan berupa perlengkapan alat salat kepada perwakilan korong dan nagari di Padang Pariaman, yakni Korong Rajang, Korong Baruah, Nagari Sandi Ulakan, dan Nagari Sungai Batang. Bantuan juga diberikan kepada pengurus Masjid Inyiak Deer serta Museum Perang Sintuk dari Kabupaten Agam.
"Minangkabau telah menunjukkan dialog kebudayaan yang sangat kuat. Ini merupakan formula yang kuat dan generasi muda harus ikut menjaganya," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kennedy Aziz, mengapresiasi dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pelestarian Surau Gadang sebagai situs bersejarah sekaligus pusat penting penyebaran Islam di tanah Minangkabau, khususnya di Padang Pariaman.
Dalam sambutannya, ia juga menuturkan sejumlah objek budaya di Padang Pariaman yang telah tercatat sebagai Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda.
"Ada 98 Cagar Budaya di Padang Pariaman yang telah ditetapkan dan 15 Warisan Budaya Takbenda, dimana makam Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang tercatat sebagai salah satu Cagar Budaya Peringkat Provinsi," jelas John.
Ia juga menambahkan pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah untuk terus memperkuat pendataan, pelindungan, dan pelestarian objek budaya yang hidup di tengah masyarakat. Dengan semakin banyaknya warisan budaya yang ditetapkan, diharapkan keberadaannya dapat semakin terlindungi sekaligus dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Hadir dalam kesempatan ini sejumlah pejabat daerah, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat, Jempol; Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat; serta jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Turut mendampingi Fadli, yakni Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Feri Arlius; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatra Barat, Nurmatias.
Melalui bantuan yang diserahkan, Kemenbud berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik sehingga fungsi sosial, budaya, dan spiritual kawasan tersebut tetap terjaga. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memastikan perlindungan serta keberlanjutan situs-situs bersejarah sebagai bagian penting dari memori kolektif bangsa.
(ega/ega)





