Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli, PSI: Semoga Pak Jokowi Semakin Dimuliakan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyambut baik pengakuan peneliti forensik digital Rismon Sianipar bahwa tuduhannya tentang ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) keliru total.

Raja Juli menyebut, pengakuan Rismon terhadap keaslian ijazah Jokowi membuktikan kebenaran akan menemukan jalannya sendiri.

“Kami menyambut baik pengakuan Rismon Sianipar bahwa tuduhannya bahwa ijazah Pak Jokowi palsu adalah tuduhan yang keliru total. Kebenaran akan menemukan jalan,” ujar Raja Juli dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Pengakuan Rismon Sianipar dan Retorika Hasil Penelitian di Ruang Publik

Lalu, Raja Juli mempersilakan Rismon yang ingin mengajukan restorative justice dalam kasus ijazah Jokowi.

Namun, ia menekankan bahwa aparat yang akan mengambil sikap terhadap upaya restorative justice tersebut.

Sementara itu, Raja Juli mengatakan, kebenaran akan menemukan jalan untuk terungkap.

Gusti Allah ora sare. Semoga Pak Jokowi semakin dimuliakan dengan kejadian ini,” imbuh dia.

Baca juga: Pisah Jalan Tersangka Kasus Ijazah Jokowi: Rismon Ajukan Restorative Justice, Roy-Tifa Tak Gentar

Rismon minta maaf ke Jokowi

Sebelumnya, Rismon Sianipar menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi sekaligus melakukan klarifikasi terkait penelitiannya mengenai buku Jokowi’s White Paper.

Pernyataan tersebut disampaikan Rismon bersama kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, setelah menemui Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).

"Ya, tentu (minta maaf). Ya saya pun minta maaf kepada publik gitu loh. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Jokowi," kata Rismon, Kamis.

"Itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen yang siap dicerca, dihina dengan narasi-narasi sesuka mereka. Meskipun narasi mereka tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah seperti saya menyajikan buku Jokowi's White Paper," kata dia.

Baca juga: Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi, Akui Penelitiannya soal Ijazah Keliru

Rismon mengaku temuan terbarunya menunjukkan tidak ada kejanggalan terhadap keaslian ijazah Jokowi, baik yang diunggah oleh Dian Sandi Utama maupun yang ditunjukkan dalam gelar perkara khusus.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Sejak gelar perkara ditunjukkan ijazah analog dari Bapak Joko Widodo terus saya kaji lagi apa yang saya amati itu bahwa ada embos, ada watermark. Jadi embos dan watermark jadi kajian saya dan saya teliti memang tidak ada hologram," kata Rismon.

"Mungkin setelah saya kaji dengan beberapa obyek ijazah lainnya di tahun yang sama dari UGM memang pada saat itu hologram memang tidak dipakai sebagai pengunci atau pengaman dalam sebuah ijazah. Jadi memang yang ada hanya watermark dan embos," ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
721 Personel Siaga Amankan Stasiun Keberangkatan Mudik di Jakarta
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPJPH Dorong Kolaborasi Internasional untuk Maksimalkan Potensi Industri Produk Halal Indonesia
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Bantu Teman yang Dihentikan Paksa, Pemuda di Bandung Babak belum Dikeroyok Debt Collector
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Senangnya Bisa Beli Baju Lebaran
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Pesawat Pengisi Bahan Bakar AS Jatuh di Irak
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.